Wagub NTB : Data Kemiskinan Menjadi Sangat Penting dan Krusial

  • Whatsapp
Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah, Wakil Gubernur NTB./ Foto : Istimewa/www.ntbpos.co

MATARAM – Pengentasan kemiskinan menjadi salah satu tujuan utama Pemerintah Provinsi NTB, dengan melakukan berbagai upaya dan trobosan guna membangun daerah, dengan tujuan akhir agar angka kemiskinan di NTB bisa menurun.

Angka kemiskinan bisa menurun bila ada satu persepsi dan pemahaman bersama terkait persoalan-persoalan dasar terutama pendataan yang benar-benar akurat.

“Masalah data kemiskinan ini menjadi sesuatu yang sangat penting dan krusial untuk dipedomani sebagai data akurat yang menjadi arah kebijakan bersama dalam mengentaskan kemiskinan di NTB. Data ini menjadi penting agar apa yang menjadi tujuan akhir bisa menjadi lebih efektip dan efisien dalam pelaksanaannya,“ kata Wagub NTB Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah, saat membuka Loka Karya Percepatan Penanggulangan Kemiskinan dan Pencapaian Target Standar Pelayanan Minimal (SPM) di NTB di Santika Hotel Mataram, Jum’at, 25 Juni 2021.

Sebaliknya, jika kita tak memegang data akurat maka kita akan membuat program yang tidak jelas. Tidak mengetahui sasaran dari program itu baik secara kuantitatif maupun kualitatif.

Persoalan data kuantitatif dan kualitatif menjadi atensi perempuan pertama NTB menjadi Wagub ini yang harus menjadi perhatian serius di NTB. Data dimaksud haruslah benar-benar terupdate dengan baik di 10 Kabupaten/Kota se NTB.

Baca Juga

Wagub tidak menginginkan setiap kali ada program pemerintah termasuk upaya pengentasan kemiskinan justru yang menjadi masalah persoalan data yang masih belum clear.

“Namun Alhamdulillah sejak 2021 ini masalah data sudah berjalan yang digawangi Dinas Sosial NTB mulai berjalan untuk validasi data berbasis Desa. Dengan demikian apapun program-program kita di Pemprov NTB ini bisa tercover dengan baik. Itulah kemudian pemerintah Provinsi NTB juga menggagas program program tersebut datanya berbasis desa atau dusun. Selain itu juga ada kesamaan data setiap kali kita memprogramkannya ke Kabupaten/kota hingga ke desa-desa se NTB,” ujar Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB ini.

Wagub juga menginginkan agar data ini bisa ngelink dengan berbagai program pemerintah lainnya seperti di bidang kesehatan, BPJS, Bansos termasuk bantuan untuk masyarakat miskin terdampak Covid-19 saat ini.

“Karenanya kita ingin data yang kita peroleh ini betul-betul valid, sehingga mempermudah dalam pelaksanaan setiap program,” jelasnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply