Usai Kredit Fiktif Bank BPR, Kini Puluhan Guru Kembali Ditagih Koperasi

  • Whatsapp
Puluhan Kepala Sekolah Menghadiri Rapat di Aula UPTD Pringgasela./ Foto : M. Ragil Sopiyan Sauri/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR – Usai dipusingkan dengan kasus kredit fiktif Bank BPR, kini puluhan guru di Pringgasela dihadapkan dengan persoalan pinjaman pada koperasi Karya Darma yang dilakukan oleh mantan Bendahara UPTD Dikbud Pringgasela.

Kepala UPTD Dikbud Pringgasela, Mahrus mengatakan, sebagian guru mengetahui pinjaman tersebut, akan tetapi tidak sepenuhnya digunakan, bahkan ada juga yang tidak mengetahui pinjaman tersebut akan tetapi dibebankan pembayaran.

“Jadi permasalahannya ada guru yang tidak tau pinjaman tersebut, ada yang tau tetapi menggunakannya separuh,“ katanya kepada NTBPOS, Selasa, 3 Agustus 2021.

Mahrus juga menyebut, sebanyak 80 guru yang namanya tercatat melakukan pinjaman dan rata-rata pinjaman tersebut diatas 50 juta, sehingga pihak Koperasi sampai saat ini masih menekan kepada para guru agar membayar pinjaman tersebut.

“Rata-rata pinjaman tersebut diatas 50 juta,“ paparnya.

Baca Juga

Masih Kata Mahrus, dirinya menyarankan agar para guru menggandeng kuasa hukum agar lebih tertata dan lebih fokus melakukan pekerjaan untuk mengajar ditengah keterbatasan pembelajaran.

“Saya himbau para guru yang namanya tercatut menggunakan pengacara,“ jelasnya.

Sementara Kepala Sekolah SD 3 Rempung yang salah satu dari daftar nama guru yang digunakan bendahara tersebut untuk melakukan peminjaman, Zohriah mengatakan, agar pembayaran uang tersebut harus sesuai yang digunakan.

“Di Koperasi nama saya tercatat meminjam 50 juta, sementara yang saya gunakan hanya 15 juta, untuk kami minta pembayarannya agar sesuai dengan yang kami gunakan,“ paparnya.

Zohriah berharap agar penyelesaian masalah tersebut dilakukan secara adil, karena untuk membayar sepenuhnya dirasa kurang mampu mengingat adanya keterbatasan gaji dan banyak tanggungan.

“Nanti kalau semuanya dipotong apa yang kita pakai makan,“ tutupnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply