Tim Monev Kemenristekdikti Menilai Pelaksanaan PKKM di Unham Bagus

  • Whatsapp
Tim Monev Ditjen Belmawa Kemeristekdikiti saat berkunjung di Universitas Hamzanwadi untuk melihat secara langsung progres dan kinerja kampus penerima Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) . / Foto: Istimewa/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Universitas Hamzanwadi (Unham) menerima kunjungan tim monitoring dan evaluasi (Monev) dari Direktorat Perguruan Tinggi Kemendikbudristek.

Kunjungan Tim Monev Ditjen Belmawa Kemeristekdikti guna melihat secara langsung progres dan kinerja kampus penerima Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) yang berjalan sejak bulan Juli 2021 lalu.

Wakil Rektor (Warek) I Unham Dr Khirjan Nahdi mengatakan, Unham merupakan satu dari 142 kampus yang berhasil memenangkan PKKM yang diprogramkan Kemendikbud. PKKM merupakan program kompetisi terbuka dengan sistem seleksi tiered sistem (berkelompok).

“Alhamdulillah dua fakultas kami mendapatkannya. Dua fakultas itu adalah fakultas kesehatan dan fakultas teknik yang hari ini dimonev oleh tim dari Ditjen Belmawa Kemenristekdikti,” kata Khirjan, Rabu, 08 Desember 2021 di Pancor NTB.

Menurut Khirjan, hasil tim monev menilai pelaksanaan PKKM di Unham ini bagus. Tim Evaluasi PKKM Diktiristek merasa puas dengan capaian yang sudah dihasilkan oleh tiga unsur penerima di Unham yakni prodi farmasi fakultas kesehatan, prodi teknik informatika fakultas teknik, dan pusat inovasi dan inkubator bisnis (PIIB).

Baca Juga

Namun demikian, pihaknya akan terus melakukan ikhtiar maksimal tidak hanya dalam konteks program ini, tapi semua kegiatan kampus.

Karena itu, pihaknya terus mendorong sivitas akademika melaksanakan tridarma perguruan tinggi yakni pengajaran, penelitian, dan pengandian pada masyarakat.

Sementara itu Ketua Taskforce PKKM Universitas Hamzanwadi Dr Padlurrahman menambahkan, sejak penandatanganan kontrak, pihak kampus langsung bekerja, melaksanakan PKKM dengan memaksimalkan semua potensi yang ada.

“Semua unsur telah melaksanakan program ini secara maksimal dengan melibatkan berbagai pihak khususnya institusi atau lembaga yang telah dijadikan sebagai mitra kerja,” tegas Direktur Pascasarjana itu.

Lebih-lebih program ini diluncurkan pemerintah di tengah pandemi dan tidak banyak perguruan tinggi yang mendapatkannya.

Bayangkan saja kata dia, ribuan perguruan tinggi di Indonesia tapi hanya 142 kampus yang terakomodir.

“Jadi, kesempatan yang diberikan ini benar-benar kita maksimalkan. Semua proses kita jalankan sesuai ketentuan dan pedoman. Artinya, semua berjalan on the track,” terang Direktur LPM itu.

Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemendikbud beserta jajaran dirjend dikti atas adanya PKKM dan kepercayaannya kepada Unham.

“Semoga hasil evaluasi PKKM hari ini menjadi catatan yang baik dan memberi manfaat untuk kemajuan pendidikan bangsa yang saat ini masih mengalami pandemi,” tutupnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply