Sektor Pendidikan Menjadi Garda Terdepan Peningkatan IPM Lotim

  • Whatsapp
Khairul Fathi, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Bappeda Kabupaten Lombok Timur . / Foto : M. Ragil Sopiyan Sauri/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lombok Timur sampai saat ini masih berkutat di posisi ke 8 dari 10 Kabupaten Kota di NTB.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (P2M) Bappeda Lotim, Khairul Fathi mengatakan, sektor pendidikan, kesehatan dan sosial masih menjadi garda terdepan dalam peningkatan IPM di Lombok Timur .

“Secara garis besar memang terus kami koordinasi dengan beberapa sektor, baik kesehatan, pendidikan dan sosial,“ katanya kepada NTBPOS, Selasa 6 Juli 2021.

Fathi juga menyebutkan, pihaknya masih mengacu dengan situasi pandemi Covid-19 untuk pembangunan manusia, dengan berbagai macam upaya yakni dengan membentuk kelompok kerja di berbagai bidang.

“Kami tetap upayakan pembangunan manusia, dengan berbagai cara untuk membentuk pokja-pokja di berbagai bidang,“ kata Fathi .

Baca Juga

Diakui, pihaknya belum mengetahui betul sektor mana yang menjadi penghambat pembangunan manusia di Lombok Timur, seperti yang diketahui ada 4 indikator pembangunan manusia diantaranya, harapan hidup, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah dan pendapatan perkapita.

Seperti yang diketahui ada 4 indikator pembangunan manusia diantaranya, harapan hidup, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah dan pendapatan perkapita.

“Itu yang kami belum deteksi, sektor mana yang memang menjadi penghambat pembangunan IPM, BPS juga belum menjelaskan secara terperinci,“ ujarnya.

Karena itu, pihaknya Terus mengenai faktor2 pembentuk IPM itu sedang dalam proses penggalian kami dinda utk mengetahui unsur2 mana saja yg msh bermasalah dan menjadi penghambat

Lebih jauh, Fathi menyebutkan sektor pendidikan menjadi sentra terdepan pembangunan IPM, mengingat selama pendidikan belum merata, maka berimbas ke semua sektor.

“Pendidikan menjadi terdepan peningkatan IPM, karena selama pendidikan belum merata semua berimbas,“ ucapnya. np

 

Reporter : M. Ragil Sopiyan Sauri

Editor : Suandi Yusuf

Berita Terkait

Leave a Reply