Sejumlah Warga Mengaku, Keluhan Penyakit Hilang Setelah di Vaksin

  • Whatsapp
Salah Satu Anak di Dusun Pengoros Luah Desa Jerowaru, Kecamatan Jerowaru, Menahan Rasa Sakit Saat Vaksin Dosis Dua,  Demi Menjaga Kesehatannya./ Foto : Suandi Yusuf/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Tim vaksinator Puskesmas Jerowaru Kecamatan Jerowaru mulai merasa kesulitan dalam menentukan sasaran vaksin dosis dua. Hal tersebut disebabkan kesibukan warga memasuki musim tanam.

Meski demikian, tim terus bergerak ke sejumlah Desa, terutama di wilayah selatan Kecamatan Jerowaru untuk menyisir sejumlah warga yang belum menerima vaksin dosis satu maupun dosis dua.

Kepala Puskesmas Jerowaru, L. Samsul Bahri Yusuf mengatakan bahwa sejauh ini capaian vaksin dosis pertama per 1 Desember sudah mencapai 74,46 % dan dosis dua baru mencapai 31, 60%.

“Memang sejak memasuki musim tanam ini, kita agak kesulitan mencari sasaran. Padahal sebelumnya, 1 tim bisa menghabiskan diatas 100 dosis perhari, tapi untuk saat ini hanya 50 bahkan 40 dosis perhari,“ katanya, Sabtu, 4 Desember 2021.

Lalu Samsul Bahri Yusuf, Kepala Puskesmas Jerowaru, Lombok Timur.

Apalagi Desa di wilayah selatan, imbuhnya, kadang tim tidak menemukan warga di rumah pada jam pagi sampai siang karena rata-rata beraktivitas di ladang, padahal sebagian warga sudah mulai menjadikan vaksin sebagai obat untuk menyembuhkan beberapa penyakit yang dikeluhkan.

Baca Juga

“Kalau warga tidak terkendala dengan pekerjaan, justru sekarang banyak yang mencari vaksin karena banyak yang berkeyakinan penyakit rematiknya hilang, yang sesak sudah tidak sesak lagi, sehingga mereka mencari vaksin itu sebagai obat, sudah tidak seperti dulu lagi yang takut vaksin karena banyaknya isu terhadap efek samping setelah menerima vaksin,“ terangnya.

Samsul menyebut, dengan sudah berubahnya pola fikir masyarakat terhadap dampak vaksin ini, dirinya menargetkan untuk vaksin dosis dua bisa menembus angka 50 ℅ sebelum tanggal 10 Desember.

Seorang Pelajar SMP di Dusun Pengoros Luah, Desa Jerowaru, Kecamatan Jerowaru, Antusias Mendatangi Petugas Untuk Menerima Vaksin Dosis Dua./ Foto : Suandi Yusuf

“Kalau kita melihat kondisi ini memang agak kesulitan namun karena koordinasi yang baik lintas sektoral membuat kami optimis karena peran besar Kepala Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam hal ini, tanpa bantuan mereka kita tidak bisa menghadirkan target di setiap titik sasaran,“ jelasnya.

Selain itu, dirinya juga menyebut akan menerapkan strategi baru untuk membantu mempermudah mendapatkan target, salah satunya dengan melakukan pendekatan tokoh.

“Ini akan kami coba koordinasikan nanti dengan Pemerintah Kecamatan maupun Desa, karena selama ini kita belum pernah melakukan pendekatan tokoh,“ pungkasnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply