Rumor Tentang Biaya Khitan Sampai Rp 2 Juta Hanya Miskomunikasi

  • Whatsapp
Dr. Muzakir Nakir, Direktur RSUD Praya, Lombok Tengah. FOTO : M. Hardi Putrawan/www.ntbpos.co

LOMBOK TENGAH – Informasi biaya khitan dengan tarif sampai 2 juta rupiah yang mencuat ke publik belakangan ini akhirnya ditanggapi Direktur RSUD Praya, Muzakir Langkir, Selasa, 22 Juni 2021.

Ditemui di ruang kerjanya di RSUD Praya, Muzakir menerangkan bahwa informasi yang tersebar itu hanya miskomunikasi. Pasalnya biaya khitan di Rumah Sakit sudah ada daftar biaya yang diterapkan sesuai dengan Peraturan Daerah di Lombok Tengah.

“Kita perjelas ya, untuk sunat disini sudah ada tarifnya masing-masing. Misalnya sunat yang ditangani oleh perawat itu tarifnya 250 ribu, kalau dilakukan oleh dokter umum itu tarifnya 375 ribu, kalau dilakukan oleh dokter spesialis itu tarifnya 500 ribu. Ini sesuai dengan perda kita yang ada di Lombok Tengah,“ jelasnya.

Ia menambahkan, tarif khitanan bisa bertambah jika pasien yang dikhitan memiliki kelainan. Tambahan biaya tersebut dibebankan pada penanganan kelainan penyakit yang diidapnya itu.

“Misalnya untuk kelainan pembekuan darah, itu bisa puluhan juta habisnya karena biaya obatnya sekali suntik itu sampai 3 jutaan. Misalnya juga ada kelainan anatomi dan lain-lain,“ jelasnya.

Baca Juga

Selain itu, yang perlu diluruskan menurut Muzakir, yakni khitan biasa tidak ditangani di rumah sakit yang ditangani di rumah sakit melalui poli bedah adalah pasien yang memiliki kelainan, sehingga bisa dikenakan tambahan biaya karena penanganan kelainannya itu.

Muzakir kembali menjelaskan bahwa Informasi yang beredar itu menurutnya hanya miskomunikasi.

“Informasi kemarin yang katanya biaya sunat sampai 2 jutaan itu menurut saya miskomunikasi. Dia ( calon pasien-red ) juga datang bertanya dan langsung marah-marah. Padahal kita sudah memberikan penjelasan,“ tutupnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply