Rencana Aksi P4GN, BNK Lakukan Test Urine di Dinas Kesehatan Lotim

  • Whatsapp
Puluhan ASN di Jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur Saat Mengikuti Test Urine Yang Diselengarakan oleh BNK./ Foto : Unra/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Sebagai salah satu implementasi Inpres Nomor 2 tahun 2020 tentang rencana aksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika ( P4GN) di Kabupaten Lombok Timur ( Lotim) yaitu deteksi dini pada ASN dan Aparat Penegak Hukum.

Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Lotim melakukan tes urine terhadap puluhan pejabat lingkup Dinas Kesehatan Lotim, Selasa, 28 Desember 2021.

”BNK telah melakukan tes urine terhadap pejabat khususnya di Dikes, termasuk saya di tes urine,“ kata Dr. H Fathurrahman, Kepala Dinas Kesehatan Lotim, di sela-sela kegiatan.

Dirinya mengungkapkan, sebanyak 30 orang pejabat lingkup Dinas Kesehatan (Dikes) Lotim dilibatkan tes urin, diantaranya Sekretaris, Kepala Bidang, Kasubag, Kasi Dikes beserta staf.

Ia juga mengapresiasi tes urine yang dilakukan BNK di jajarannya. Kegiatan BNK ini merupakan bentuk dukungan dalam hal bersama sama mencegah peredaran dan pencegahan penggunaan narkoba di wilayah Lotim khususnya di Dikes.

Baca Juga

”Untuk hasilnya saya masih belum tahu, kita tunggu informasi dari BNK,” katanya.

Di tempat yang sama, Pejabat Kepala BNK Lotim, IPTU I Ngurah Bagus Suputra saat dikonfirmasi, membenarkan pihaknya telah melakukan tes urine dilingkungan Dikes Lotim, yang diikuti sebanyak 30 orang pejabat.

Sebelumnya, giat serupa juga telah dilakukan test urine terhadap Samapta Polres Lotim pada hari sabtu, 25 Desember 2021 sebanyak 30 personil.

“Dikes sama anggota Polri kita lakukan test urine,” tegasnya.

Dirinya mengatakan, test urine yang dilakukan dalam rangka aksi P4GN yaitu deteksi dini dan tindakan preventif terhadap upaya pencegahan penggunaan narkoba, dikalangan ASN dan Polri.

Sementara jika ada ditemukan positif hasil dari test urine, maka nantinya untuk pembinaan diserahkan ke intansi masing-masing.

”Dari hasil test urine yang dilakuan, sebanyak 60 sampel yang diperiksa tidak ada ditemukan yang positif,” jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya berharap, kegiatan semacam ini dapat mencegah penyalahgunaan narkotika pada Polri dan ASN dijajaran Pemerintah Daerah Lotim. np

Berita Terkait

Leave a Reply