Ratusan Rumah Warga Di Dompu Roboh Diterjang Angin Kencang Disertai Hujan

  • Whatsapp
Kondisi Rumah Warga di Dompu akibat Angin kencang disertai hujan. (Foto: Herman)@NTBPOS.CO.ID

NTBPOS.CO.ID – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Desa Wawonduru Kacamatan Woha Kabupaten Dompu Provinsi NTB, mengakibatkan ratusan rumah warga yang mengalami kerusakan.

Dari informasi yang dihimpun NTBPOS, Selasa, 10 Desember 2019. Angin kencang yang disertai hujan yang terjadi pada sore hari sekitar pukul 15.00 Wita, ratusan rumah warga roboh diterjang angin kencang.

Ratusan unit rumah itu terdiri dari rumah panggung dan rumah terbuat dari batu bata, mengalami rusak ringan dan rusak berat.

Hal itu dibenarkan Kepala seksi (Kasi) kedaruratan dan logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dompu, Marwan saat diwawancarai di lokasi kejadian.

Pasca peristiwa itu, Marwan bersama timnya langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pengecekan kondisi rumah warga sekaligus mendata jumlah warga yang terdampak akibat bencana tersebut.

Baca Juga

“Saat ini diperkirakan sekitar 150 rumah warga yang rusak, data ini belum falit, yang terparah dibagian atapnya karena terlepas diterjang angin,” ujar Marwan pada awak media usai mendata warga yang terdampak bencana angin kencang disertai hujan.

Upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu melalui BPBD, Marwan menambahkan, untuk sementara akan menyalurkan bantuan berupa logistik sambil menunggu data yang valid dari pihak desa setempat agar dikalkulasikan jumlah kerugian warga.

“Besok atau lusa kami logistik dulu, tapi kalau untuk data bantuan fisiknya kita akan laporkan dulu ke Bupati guna menghitung berapa jumlah kerugian supaya disalurkan bantuan perbaikan,” terang Marwan.

Marwan menjelaskan, untuk mengetahui secara pasti jumlah kerugian material yang dialami warga, BPBD akan menerjunkan tim survei, bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Dompu.

“Kami akan melakukan survei bersama Dinas PU, setelah mendapatkan data valid dari kepala desa yang diperoleh dari masing-masing Kepala Dusun,” bebernya.

Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut namun kerugian material yang dialami warga setempat diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.[] NP-Hrm

Berita Terkait

Leave a Reply