Polsek Praya Timur Akan Tertibkan Tumpukan Kayu Open di Bahu Jalan

  • Whatsapp
Tumpukan Kayu Untuk Bahan Bakar Open Tembakau./ Foto : Istimewa/www.ntbpos.co []M. Hardi Putrawan

LOMBOK TENGAH – Musim pengopenan tembakau memang belum dimulai, namun kayu bakar untuk bahan bakar open sudah terlihat berjejeran di bahu jalan, hal itu menyebabkan penyempitan pada jalan.

Seperti yang terlihat di jalur Desa Ganti-Semoyang, Kecamatan Praya Timur. Dibeberapa tempat, tumpukan kayu untuk pengopen tembakau berjejer di bahu-bahu jalan.

Penyempitan jalan yang disebabkan oleh tumpukan kayu tersebut dikhawatirkan bisa menyebabkan kecelakaan. Kepolisian Polsek Praya Timur beserta pemerintah Kecamatan akan turun melakukan penertiban.

Kapolsek Praya Timur, IPTU Sayum mengatakan, tumpukan kayu di sepanjang jalan Desa Ganti menuju Desa Semoyang itu bisa berbahaya bagi pengguna jalan. Terlebih kayu untuk persiapan pengopenan tembakau itu menumpuk di bahu badan jalan.

“Itu sangat berbahaya bagi keselamatan pengguna jalan. Kemarin saat kami patroli bersama anggota di sekitar jalur tersebut, banyak sekali kayu persiapan pengopenan menumpuk dipinggir jalan dan itu harus kita tertibkan,“ katanya, Kamis, 1 Juli 2021 kemarin.

Guna melerai terjadinya kesalahpahaman, pihaknya bersama Pemerintah Kecamatan Praya Timur, sudah melayangkan surat ke masing-masing Kepala Desa untuk dilakukan sosialisasi dan peringatan.

Kepala desa bersangkutan, bisa memberikan pemahaman kepada masyarakatnya, tumpukan kayu dipinggir jalan itu bisa membuat para pengguna jalan tidak nyaman dan bisa mengakibatkan kecelakaan.

“Kita sudah buatkan surat himbauan, khususnya kepada Kades Semoyang dan Ganti agar mereka menghimbau masyarakatnya,“ tegasnya.

Setelah surat dilayangkan, selang satu minggu, pihaknya akan turun bersama pihak Kecamatan, Pol PP dan BKD untuk mengecek. Ia berharap dengan himbauan tersebut masyarakat akan sadar bahwa tumpukan kayu itu bisa membahayakan pengguna jalan.

Kapolsek khawatir jelang pengopenan tiba, tumpukan kayu bisa menjadi-jadi. Artinya lebih parah dari yang sekarang.

“Penertiban dini itu lebih baik kita lakukan, sebab musim pengopenan masih lama dan semoga para petani tembakau kita sadar, bahwa itu berbahaya bagi pengguna jalan,“ tutupnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply