Politisi Gerindra Apresiasi “Satu Tahun” Pemerintahan Sukiman-Rumaksi

  • Whatsapp
Wakil Ketua DPRD Lotim dari Partai Gerindra, M. Badran Achsyt / Foto : Istimewa

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Wakil Ketua DPRD Lombok Timur, Badran Achsyid, mengatakan jangan terpaku pada satu tahun berjalannya pemerintahan pasangan Sukiman-Rumaksi (Sukma). Namun, yang terpenting adalah menilik bagaimana perkembangan kepemimpinan, H. M. Sukiman Azmy dan H Rumaksi kedepannya.

Namun demikian selaku wakil rakyat dirinya berharap agar pada tahun-tahun selanjutnya, Pemerintahan Sukma lebih fokus pada kepentingan rakyat,  jangan sampai larut dengan kepentingan golongan semata. Demi memajukan daerah dan kepentingan masyarakat  menyatakan akan bersama-sama Pemerintah saling bahu – membahu.

“Kita akan bahu-membahu bersama eksekutif demi memajukan daerah dan kesejahteraan masyarakat Lombok Timur,” kata Badran Achsyit diacara diskusi publik refleksi satu tahun Sukiman-Rumaksi, Kamis, 3 Oktober 2019 di Lesehan Asri Sekarteja.

Diakuinya meski partainya tak masuk koalisi dipemerintahan saat ini pada Pilkada lalu, ia mengapresiasi keberhasilan pasangan Sukiman-Rumaksi dalam mengoptimalkan pelayanan adminduk (Administrasi Kependudukan), dengan membentuk UPT Dukcapil di tiap Kecamatan.

“Kita obyektif saja. Ada beberapa hal yang sangat berarti bagi masyarakat. Seperti, pendekatan pelayanan adminduk. Itu sangat luar biasa. Dari sisi ekonomi, masyarakat bisa mengirit biaya. Tidak lagi ke Selong,” pungkas Politisi Gerindra ini.

Baca Juga

“Hal yang keliatannya kecil tapi manfaatnya sangat besar bagi masyarakat kita apresiasi selama setahun pemerintahan Sukma,” ungkapnya.

Selain itu, Program perbaikan RTLH yang telah dicanangkan oleh Pemerintahan saat ini, dinilai sangat tepat. Karena langsung menyentuh segmen masyarakat bawah.”Itu bagus sekali. Langsung menyentuh masyarakat kalau itu,” tambahnya.

Sementara untuk produk legislasi, Badran menyayangkan belum adanya Peraturan Daerah Tata Kelola Investasi di Lombok Timur. Padahal, dengan adanya Perda tersebut, akan memberikan kenyamanan berinvestasi bagi investor yang berniat menanamkan modalnya di daerah patuh Karya ini.

“Seharusnya kita bisa hidup dari sana (Investasi, red). Kita akan dorong itu (Pembentukan Perda,red). Karena itu akan memberikan kenyaman pada investor,” ujarnya.

Sementara, terkait dengan peningkatan IPM, Badran menilai bahwa peningkatan IPM merupakan kinerja multi pihak. Sehingga perlu ada sinergitas berbagai pihak untuk mendongkrak IPM Lombok Timur.

“Peningkatan IPM harus melibatkan stakeholder bersinergi. Tidak hanya pemerintah. Prilaku masyarakat juga itu penting mendukung meningkatnya IPM di Lotim,”. tandasnya. [] NP-Ded

Berita Terkait

Leave a Reply