Pemdes Moyot dan PKM Sakra Bergerak Cepat Cegah Penyebaran DBD

  • Whatsapp
M. Zaini, Kepala Puskesmas Sakra Didampingi Tim Kesling./ Foto : Dedi Kusmayadi/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR – Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur, melalui Puskesmas Kecamatan Sakra lakukan fogging guna mengurangi resiko terjangkit DBD di Dusun Moyot Daya Desa Moyot, Selasa, 18 Mei 2021.

Kepala Puskesmas Sakra, Ahmad Zaini yang didampingi Programer Demam berdarah Dengue (DBD) dan Kesehatan Lingkungan saat di konfirmasi ntbpos mengatakan, Fogging dilakukan bertujuan untuk mengurangi peningkatan kasus DBD karena Desa Moyot diketahui memiliki kasus paling tinggi di Kecamatan Sakra.

“Desa Moyot tertinggi dengan jumlah 9 kasus, dibandingkan dengan Desa lain yang terdapat hanya 1 atau 2 kasus,“ jelasnya.

Zaini juga menjelaskan, sebelum dilakukannya Fogging, tim dari puskesmas telah melakukan Penyelidikan Epidemologi (PE) guna melihat jumlah jentik nyamuk yang kemudian menghimbau masyarakat untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Beberapa minggu sebelum tim melakukan Fogging, sudah kami lakukan PE dan himbauan untuk dilakukannya PSN terlebih dahulu dengan memberikan Abati,“ lanjutnya

Baca Juga

Sedangkan Kepala Desa Moyot, Samiah mengatakan, Pemerintah Desa bekerja cepat dalam merespon kasus DBD tersebut dengan langsung menghubungi pihak Puskesmas setempat.

“Kami dari Pemdes langsung berkoordinasi dengan Puskesmas setempat setelah mengetahui ada masyarakat kami yang terjangkit DBD dan alhamdulillah pihak Puskesmas merespon cepat laporan kami,“ katanya.

Dirinya berharap, dengan sudah dilakukannya Fogging ini, masyarakatnya bisa lebih peka terhadap kebersihan lingkungan dengan menerapkan 3M. np

Berita Terkait

Leave a Reply