Pelaku Pemerkosaan Tak Kunjung Ditangkap, Warga Gelar Aksi Blokir Jalan di Depan Kantor Desa Roi

  • Whatsapp
Keluarga korban pemerkosaan bersamama warga saat menggelar aksi bkokir jalan didepan Kantor Desa Roi, Palibelo. / Foto : NTBPOS.com / Herman La Dewa

BIMA, NTBPOS.com – Sejumlah warga dan keluarga korban kasus pemerkosaan melakukan aksi blokir jalan, Kamis, 12 September 2019 pagi. Aksi pemblokiran jalan ini dilakukan didepan Kantor Desa Roi, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima adalah bentuk protes warga dan keluarga agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku pemerkosaan.

“Hingga saat ini pelaku pemerkosaan berinisial ID (29) belum ditangkap polisi. Akibatnya hari ini sejumlah warga dan keluarga korban melakukan aksi blokir jalan untuk mendesak aparat kepolisian pelakunya segera ditangkap,” tegas Faujan LSIP selaku koordinator lapangan aksi tersebut.

Pemerkosaan itu terjadi sekitar pukul 23.30 Wita pada hari Sabtu malam, 8 September 2019 di rumah korban SH (26) RT.06/RW.02 Desa Roi Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Tetapi walupun kasus itu sudah dilaporkan kepihak yang berwajib, belum juga berhasil menangkap pelaku dan sudah tiga kali kami bolak balik ke Polres Bima, tetapi sampai hari ini tidak ada informasi pelaku sudah ditangkap dan sudah sejauh mana penanganan yang dilakukan oleh pihak yang berwajib, lanjutnya.

Massa aksi mengancam; “jika pelaku tidak segera ditangkap, maka kami akan terus melakukan aksi blokir jalan hingga pelaku ditangkap,” tegasnya.

Baca Juga

Kami akan terus melakukan aksi ini sampai ada tindakan nyata dari pihak kepolisian dalam menangkap pelaku karena peristiwa sudah beberapa hari terjadi, tapi belum menemukan titik terang” tegasnya.

Dari pantauwan media ini di lokasi, aksi blokir jalan yang dimulai sekitar pukul 09.30 Wita pagi dan baru dibuka sekitar 11.30 Wita setelah ada kesepakatan dengan Kapospol Palibelo Ipda Sumardin untuk dilakukan audiensi dengan masa aksi di Kantor Desa Roi.

Dalam audiensi, hadir pewakilan dari Polres Bima Kanit PPA Ipda Ruslan, Kapospol Palibelo, Pemerintah Desa Roi dan masyarakat serta keluarga korban.

Kapospol Palibelo dalam audinesi meminta masyarakat agar memberikan kesempatan kapada pihak kepolisian untuk menangkap pelaku yang telah melarikan diri.

“Berikan kesempatan kepada kami untuk bekerja, tidak mungkin kami tidak menangkap pelaku jika mengetahui lokasi persembunyiannya dan meminta kepada masyarakat yang mengetahui informasi keberadaan pelaku agar memberikan informasi kepada polisi”, katanya.

Ipda Sumardin menegaskan, pihaknya akan bekerja maksimal dalam menangkap pelaku.

“Kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengejar pelaku, tetapi karena keberadaannya belum diketahui kami belum bisa memastikan waktunya yang pasti tapi kami akan tetap mengejar pelaku dimanapun dan kapanpun,” tegasnya.

Usai menggelar audiensi di Kantor Desa yang diisi dengan penyampaian tuntutan dan arahan, masa aksi kemudian membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing dengan tertib. [] NP-Hrm

Berita Terkait

Leave a Reply