Operasi PPKM, Aparat Gabungan Tertibkan Sejumlah Pedagang di Loteng

  • Whatsapp
Gabungan Aparat Saat Memberikan Himbauan dan Sosialisasi di Lombok Tengah./ Foto : Istimewa/www.ntbpos.co

LOMBOK TENGAH – Dalam rangka sosialisasi Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, gabungan aparat turun ke sejumlah pusat keramaian di Lombok Tengah, Sabtu malam 10 Juli 2021.

Hal tersebut dilakukan untuk menghimbau supaya masyarakat menjalankan PPKM dan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

Gabungan aparat yang terdiri dari Satpol PP, dibantu TNI dan POLRI, menyasar pedagang Toko Swalayan, Cafe, Angkringan, sampai pedagang kaki lima yang berpotensi menimbulkan kerumunan untuk memastikan penerapan Prokes dan tidak buka sampai batas waktu yang sudah ditentukan.

Sejumlah pedagang juga diingatkan supaya  taat Prokes. Jika pada kesempatan selanjutnya masih ditemukan ada yang tidak patuh Prokes, petugas tidak segan-segan akan menindak dengan tegas. Hal itu ditegaskan Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho.

“Untuk pedagang makanan maupun jajanan, Warteg dan cafe disarankan supaya makanannya dibungkus dan tidak makan di tempat. Pedagang dan pengunjung diharapkan taat terhadap PPKM dan Prokes,” tegasnya.

Baca Juga

Selain itu, saat memimpin apel gabungan, Esty menjelaskan kondisi dan perkembangan Pandemi di NTB. Penerapan PPKM darurat mulai tanggal 12 Juli 2021 nanti harus disikapi dengan pengetatan penerapan PPKM Mikro berdasarkan surat edaran Gubernur NTB dan surat edaran Bupati Lombok Tengah.

Ia menyebut, selain sebagai wilayah penyangga, Lombok Tengah juga merupakan pintu gerbang keluar masuk pulau Lombok dengan keberadaan Bandara, sehingga menurutnya harus benar-benar lebih waspada terhadap penyebaran Covid-19.

“Karena itu kegiatan Patroli PPKM harus lebih ditingkatkan,” tegasnya.

Esty juga menyarankan supaya teknik dan taktik Patroli dalam rangka memberikan himbauan dan penertiban supaya dilakukan dengan lebih humanis, supaya tidak memicu hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan.

Dikatakannya, kegiatan sosialisasi dan himbauan tersebut merupakan salah satu upaya Forkopimda dalam mendukung kebijakan Pemerintah Pusat dalam penerapan PPKM berbasis Mikro untuk mendisiplinkan masyarakat yang masih abai terhadap Prokes.

Sementara itu, Dandim 1620 Lombok Tengah, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan mengingatkan supaya pelaksanaan tugas itu harus dengan penuh tanggung jawab.

Ia mengingatkan, kegiatan gabungan aparat dalam rangka memantau penerapan PPKM Mikro ini akan terus dilaksanakan sampai ke tingkat Kecamatan dan Desa-desa selama pemberlakuan PPKM mikro.

Sebelumnya, aparat gabungan TNI, Polri dan Satpol PP menggelar apel gabungan dalam rangka kegiatan Patroli PPKM skala Mikro di Wilayah Lombok Tengah.

Apel gabungan tersebut dihadiri oleh Wakapolres, Kabag Ops, Kepala BPBD, Kabid Perundang-undangan Satpol PP, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam dan Kasat Polairud Polres Lombok Tengah.

Personil lainnya yang hadir terdiri dari personel Kodim 1620, gabungan Personil Polres Lombok Tengah, personil Pol PP dan personel dari BPBD Lombok Tengah. np

Reporter : M. Hardi Putrawan

Editor : Suandi Yusuf

Berita Terkait

Leave a Reply