Mobil Pick Up Terbalik di Longkang, 13 Orang Luka Berat

  • Whatsapp
Kendaraan Derek Satlantas Polres Lombok Timur Saat Mengevakuasi Mobil Yang Mengalami Kecelakaan Tunggal di Sukaraja./ Foto : Suandi Yusuf/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR – Sebuah mobil pick up warna hitam dengan nomor polisi DR 9657 ZZ mengalami kecelakaan tunggal di jalan raya Sukaraja, tepatnya di Longkang, Desa Sukaraja Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur dan menyebabkan 2 orang meninggal dunia serta 13 lainnya luka berat, Minggu, 6 Juni 2021.

Adapun korban meninggal atas nama Inaq Saerah (70) dan Bakih (2) warga Dusun Dasan Tengak Desa Montong Beter, Kecamatan Sakra Barat.

Hasil pantauan NTBPOS di lokasi dan informasi yang dihimpun dari keterangan salah satu warga Longkang Desa Sukaraja, Kecamatan Jerowaru, Hj. Par (53), mengatakan, sekitar pukul 12.00 wita dirinya mendengar suara benturan keras di belakang rumahnya.

“Sekitar jam 12.00 wita sebelum azan zuhur saya mendengar suara benturan keras dibelakang rumah, saat saya keluar, saya melihat mobil itu sudah terbalik dan semua penumpang terpental jatuh dari mobil itu,“ tuturnya.

Melihat kondisi itu, dirinya langsung berteriak minta tolong dan warga sekitar langsung berhamburan keluar untuk membantu mengangkat para korban ke depan toko miliknya sebelum dibawa ke Puskesmas Sukaraja.

Baca Juga

“Mobil itu datang dari arah timur, tumpukan bata yang ada dipinggir jalan ditabrak hingga mobil itu jatuh dan terbalik, saya tidak tahu persis bagaimama kejadiannya sehingga sampai terjatuh seperti itu,“ katanya.

Sementara itu, Kapolres Lombok Timur, melalui Kapolsek Jerowaru, IPDA Abd. Rasyid menjelaskan, mobil yang dikendarai Aenudin (40) warga Dusun Dasan Tengak, Desa Montong Beter, Kecamatan Sakra Barat membawa 15 orang penumpang.

“Mobil datang dari arah timur membawa Rombongan yang akan melayat ke rumah keluarganya di Sagik Mateng, Desa Pene, Kecamatan Jerowaru,“ jelasnya.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun dari warga sekitar TKP, lanjutnya, kecelakaan berawal saat sopir pick up tersebut melaju dengan kecepatan tinggi karena menyalip mobil yang ada di depan.

“Diduga sopir tidak bisa mengendalikan kemudi setelah menyalip sehingga menabrak tumpukan bata dan pembatas jalan yang ada di sebelah kiri hingga mobil jatuh dari ketinggian 2 meter dan langsung terbalik,“ ucapnya.

Kasus Laka lantas tersebut sudah ditangani unit Laka Polres Lombok Timur dengan mendatangkan kendaraan derek untuk mengevakuasi kendaraan tersebut. np

Berita Terkait

Leave a Reply