Minimalisir Kerugian, Pemda Minta Petani Tembakau Agar Bermitra

  • Whatsapp
Marepuddin, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Lombok Timur./ Foto : M. Ragil Sopiyan Sauri/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR – Mendekati musim tanam tembakau, Pemerintah Daerah menghimbau petani Lombok Timur agar mengurangi jumlah produksi serta memiliki mitra dalam proses produksi tembakau, hal ini dilakukan guna meminimalisir kerugian petani.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Lombok Timur, Marepudin mengatakan, ketika produksi tembakau banyak dipasaran, rentan terjadi permainan harga oleh pihak perusahaan.

“Yang namanya perusahaan juga banyak yang nakal, tentunya masyarakat sedikit mengurangi produksi tembakau agar harga tinggi,“ ujarnya ketika dikonfirmasi NTBPOS, Senin, 17 Mei 2021.

Marepudin juga menyebutkan, seperti tahun 2020 lalu, marak gudang-gudang ilegal bermunculan sehingga berpengaruh terhadap harga jual petani tembakau di Lombok Timur.

“Terus terang kami tidak senang dengan keberadaan gudang-gudang ilegal ini, kalaupun besok ada segera laporkan agar kami gerebek,“ tegasnya.

Baca Juga

Masih kata Marepudin, dirinya menyebutkan sampai saat ini belum melihat bentuk real isi dari perjanjian kerjasama antara petani dengan pihak perusahaan.

“Saya akui memang itu adalah kelemahan kami, sampai saat belum satupun saya liat contoh PKS tersebut,“ tandasnya.

Lebih jauh Marepudin menghimbau, dengan datangnya musim tanam tembakau agar pekerja anak tidak dilibatkan mengingat anak-anak tugasnya belajar dan sekolah.

“Anak SD, SMP itu bukan usia kerja, untuk itu petani tembakau tidak membebani anak dibawah umur bekerja, biarkanlah mereka belajar,“ tutupnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply