Kurangi Keluhan Pelanggan, PDAM Lotim Tingkatkan Pelayanan

  • Whatsapp

Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Bambang Suprayitno . [] Dok/www.ntbpos.com
LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lombok Timur sebagai penyedia air bersih terus berupaya melakukan peningkatan kualitas pelayanan untuk mengurangi keluhan pelanggan.

PDAM Lotim juga memastikan ketersedian air selalu ada dan tersuplai ke pelanggan sehingga tahun 2021 tidak lagi ada keluhan tidak optimalnya pelayanan.

Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Bambang Suprayitno kepada wartawan, Kamis, 15 Oktober 2020 diruang kerjanya mengatakan, membuat terobosan baru untuk meningkatkan pelayanan agar laporan pengaduan dari pelanggan baik itu keran macet, air tersumbat dan laporan tagihan pembayaran yang membengkak termonitor.

“Tahun 2021 mendatang kita akan mengadopsi sistem pelayanan yang digunakan PDAM Giri Menang Lombok Barat dan itu kita sudah persiapkan dari sekarang, TIM IT kita juga sudah mengikuti pelatihan,” kata Dirut PDAM Lotim Bambang Suprayitno kepada wartawan, Kamis, 15 Oktober 2020.

Sistem baru ini, kata Bambang, akan bekerja memantau kondisi jaringan pipa di semua titik pelanggan PDAM dan terkoneksi dengan CCTV. Didalam pipa terpasang kamera. Jadi ketika ada kerusakan dimanapun itu milik PDAM akan langsung terbaca oleh sistem.

Dikatakan juga Bambang, TIM IT PDAM standby (siap setiap saat) untuk memonitoring dan langsung menyampaikan permasalahan atau gangguan ke pelanggan. Dan kalupun ada permasalahan itu segera dipebaiki oleh petugas tanpa menunggu lama.

“Letak pipa bocor, air tersumbat, air pipa kosong maupun pelanggan belum atau sudah menerima suplai air semua itu akan terlihat pada peta jaringan, peta layanan dan peta penyaluran. Ketiga peta itu sedang kita buat,” ujarnya.

Ia berharap program ini nantinya bisa memberikan manfaat kepada pelanggan juga terhadap peningkatan PAD Lotim. Dibanding dengan sistem lama kata dia untuk mendeteksi satu permasalahan membutuhkan waktu yang lama dengan biaya yang besar . Sedangkan sistem baru ini sudah terpantau jika terjadi permasalahan.

Sementara itu, mengenai anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan saat ini pihak PDAM sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lombok Timur.

Bambang menyebutkan, Jumlah pelanggan PDAM Lotim saat ini sebayak 26 ribu lebih, tidak termasuk dari program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sementara sumber mata air yang ada hanya 13 termasuk mata air sumur bor.

“Semua sumber mata air itu meskipun dioptimalkan masih belum bisa memenuhi kebutuhan pelanggan secara makaimal. Apalagi saat ini ada penambahan pelanggan baru sebanyak seribu lima ratus dari program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),” jelasnya.

Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, tambahnya, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan mata air agar seluruh pelanggan bisa menikmati air bersih dan tidak ada keluhan lagi kedepan. np

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *