Kuota Terbatas, Vaksinasi Untuk Siswa Belum Direncanakan

  • Whatsapp
Sinawan, Kepala Seksi Survailen Evidemiologi Imunisasi dan Kesehatan Bencana (SIKB) Lombok Timur./ Foto : Hirpan Maulana/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Kuota vaksin untuk Lombok Timur (Lotim) diakui masih kurang dari yang diharapkan pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dikes) Lotim. Hal itu terlihat dari banyaknya masyarakat yang tidak bisa menerima vaksin ketika pergi ke Puskesmas terdekat.

Kepala Seksi Survailen Evidemiologi Imunisasi dan Kesehatan Bencana (SIKB) Lombok Timur, Sinawan saat di temui di ruang kerjanya mengatakan bahwa jadwal pengiriman vaksin dari provinsi tidak tentu.

“Untuk pengiriman vaksin biasanya dua kali seminggu dan kadang seminggu itu sekali bahkan pernah tidak ada pengiriman dalam minggu itu,“ katanya, Selasa, 7 September 2021.

Sinawan menambahkan, untuk vaksin yang datang hari Senin kemarin akan diprioritaskan untuk masyarakat yang sudah menerima dosis pertama.

“Kami ingin menuntaskan vaksinasi untuk masyarakat yang sudah dapat dosis pertama, supaya hasilnya maksimal,“ lanjutnya.

Dirinya mengakui kalau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang diberlakukan Pemda memiliki persentase penularan yang besar karena para siswa pasti akan melakukan kerumunan baik di dalam sekolah maupun saat pulang.

Ia juga menjelaskan bahwa vaksinasi untuk siswa yang sudah melakukan PTM sampai sekarang belum bisa dilaksanakan karena stok vaksin yang tidak mencukupi.

“Sejauh ini kami belum ada rencana melakukan vaksinasi untuk siswa, karena jatah vaksin kita tidak cukup,“ terangnya.

Sedangkan jenis vaksin yang di terima oleh Dikes sendiri adalah jenis Sinovak dan Moderna, sementara untuk tenaga kesehatan yang sedang melakukan vaksinasi dosis ke tiga diharuskan menggunakan vaksin jenis Moderna. np

Berita Terkait

Leave a Reply