Kukuhkan LKSA Baiturrahim, Dinsos Lotim Berharap Hak Anak Terjamin

  • Whatsapp
Pengurus LKSA Foto Bersama Setelah Pengukuhan./ Foto : M. Ragil Sopiyan Sauri/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Dinas Sosial melantik dan mengukuhkan pengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Baiturrahim, Yayasan Pondok Pesantren Baiturrahim Desa Kabar Kecamatan Sakra, Rabu, 29 September 2021.

Kepala Dinas Sosial Lombok Timur, Mahsin Munawar mengatakan, dengan keterbatasan mata dan telinga, Pemda Lotim harus membangun sinergi dengan semua pihak, terutama untuk menjamin hak anak dan masa depan anak yatim piatu dan terlantar.

“Kita tetap bersinergi dengan seluruh pihak, guna menjamin hak-hak anak yatim dan terlantar,“ katanya kepada NTBPOS usai melantik pengurus LKSA Baiturrahim.

Mahsin menambahkan, pada tiga tahun Pemerintahan SUKMA, insfrastruktur jalan lumayan bagus sehingga akses ke Ponpes tidak sulit, terlebih lagi ditunjang ketersediaan air bersih untuk kegiatan LKSA.

“Alhamdulillah di tiga tahun Pemerintahan SUKMA, banyak perubahan signifikan,“ tambahnya.

Baca Juga

Dikatakan juga Mahsin, Pemda Lombok Timur terus menggalakkan dan memberikan atensi yang luar biasa terhadap pengembangan potensi LKSA, sehingga Pemda hadir untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat, mengingat kehadiran LKSA tidak hanya mengayomi anak tetapi juga menjamin pendidikannya.

“Pemda memberikan atensi penuh terhadap kegiatan yang sifatnya pemberdayaan sosial,“ ujarnya.

Lebih lanjut, Mahsin memberikan apresiasi terhadap hadirnya LKSA Baiturrahim, sehingga dirinya berharap Yayasan Pondok Pesantren Baiturrahim bukan hanya membentuk LKSA, tetapi juga membentuk Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKSLU) serta Lembaga kesejahteraan Sosial Penyandang Disabilitas (LKSPD).

“Baiturrahim jangan berhenti sampai disini, kami harapkan juga membentuk LKSLU dan LKSPD kedepan,“ harapnya.

Sementara Ketua Yayasan Ponpes Baiturrahim sekaligus pembina LKSA, Khatam Zamzami menjelaskan, sejak 2003 Baiturrahim hadir sebagai lembaga pendidikan yang mengayomi anak terlantar dan yatim piatu, akan tetapi dengan keterbatasan akses hanya sebagian yang diatensi.

“Sejak 2003 Lembaga pendidikan Baiturrahim sudah menerapkan pemberdayaan terhadap anak akan tetapi terbatas,“ jelasnya.

Lebih lanjut, Zamzami berharap dengan adanya Lembaga tersebut diharapkan bisa menjadi wadah terbentuknya LKSLU dan LKSPD sebagai sarana dakwah untuk masyarakat.

“Kami siap mendirikan lagi LKSLU dan LKSPD,“ pungkasnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply