Kerap Ancam Warga Gunakan Panah, Pemuda Asal Montog Gading Diringkus Polisi

  • Whatsapp
Pelaku HPI (20), asal Dusun Kanjol Jawa, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading.

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Seorang sopir mobil rombongan iring-iringan pengantin di Lombok Timur, mendapatkan penganiayaan dari seorang pemuda yang tengah mabuk akibat mengkonsumsi minuman keras. Rombongan pengantin tersebut dicegat oleh pelaku HPI (20), saat dalam perjalanan menuju Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading.

Pelaku yang sedang mabuk, tiba-tiba memukul kaca mobil rombongan pengantar pengantin tersebut.

“Tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba pelaku memukul kaca mobil menggunakan tangannya,” tutur Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP. I Made Yogi Purusa Utama, Senin, 9 September 2019 .

Samsudin (38), yang merupakan sopir mobil tersebut, menanyakan permasalahannya sehingga pelaku mencegat dan memukul kaca mobil yang dikendarainya. Namun, pelaku langsung menyerang Samsudin dengan pukulan berkali-kali ke bagian wajahnya.

“Korban menanyakan permasalahannya kepada pelaku. Namun, pelaku langsung memukul korban berkali-kali dengan tangan terkepal ke bagian wajah korban,” tutur Yogi.

Baca Juga

Bahkan seorang wanita yang mencoba melerai aksi HPI ini, juga mendapat tindak kekerasan.

“Melihat kejadian itu, keluarga korban yang bernama Siti, yang berada di bak penumpang, turun. Namun, dia juga di tarik kerah bajunya. Hingga yang bersangkutan sesak nafas,” ungkap Yogi lebih lanjut.

Sekitar pukul 19.45 WITA, Timsus 3C Polres Lotim, anggota Sat Sabhara menangkap HPI di rumahnya. Di Dusun Kanjol Jawa, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading.
1 buah busur, dan 5 anak panah milik pelaku berhasil diamankan polisi sebagai barang bukti (BB). Saat dalam pengaruh minuman keras, pelaku kerap menggunakan panah tersebut untuk mengancam warga.

Pelaku dan Barang Bukti kini diamankan di Polres Lotim guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut. [] NP-Ded

Berita Terkait

Leave a Reply