Kapolres Loteng Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 75 Personil

  • Whatsapp
Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho, saat Memimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personil./ Foto : Istimewa/www.ntbpos.co []M. Hardi Putrawan

LOMBOK TENGAH – Polres Lombok Tengah menggelar upacara Korps Raport kenaikan pangkat anggota dan Kompi 2 Yon A Pelopor NTB periode 1 Juli 2021, pada Sabtu, 3 Juli 2021.

Sebanyak 87 orang personil mengikuti Korps Raport, 75 diantaranya dari Polres Loteng dan 12 sisanya dari Kompi 2 Yon A Pelopor NTB.

Adapun rincian kenaikan pangkat dari Polres Loteng terdiri dari 1 orang dari IPTU ke AKP, 16 orang dari AIPDA ke AIPTU, 39 orang dari BRIPKA ke AIPDA, 19 orang dari BRIGADIR ke BRIPKA dan 2 orang dari BRIPTU ke BRIGADIR.

Sementara dari Kompi 2 Yon A Pelopor NTB sebanyak 12 orang dengan rincian 2 orang dari BRIGADIR ke BRIPKA, 3 orang dari BRIPTU ke BRIGADIR dan 7 orang dari BHARATU ke BHARAKA.

Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho selaku pemimpin upacara menyampaikan bahwa kenaikan pangkat adalah hak seluruh anggota Polri setelah sebelumnya menunaikan kewajibannya sehingga berhak naik pangkat setingkat lebih tinggi.

“Kenaikan pangkat merupakan kebanggaan pribadi dan keluarga di lingkungan Polri. Oleh sebab itu, kami meminta agar anggota yang mendapatkan kenaikan pangkat untuk selalu meningkatkan kinerja,“ pesan Esty.

Esty menekankan, kenaikan pangkat itu harus menjadi pemicu semangat untuk mencapai prestasi baru dalam pelaksanaan tugas Polri, seperti meningkatkan profesionalisme, proporsional serta prosedur yang disertai dengan semangat pengabdian yang didasari dengan niat ibadah.

“Selamat atas kenaikan pangkat yang didapatkan, semoga dengan kenaikan pangkat ini diharapkan bisa meningkatkan kinerja untuk meningkatkan citra Polri di tengah masyarakat,“ ucap Esty.

Esty juga mengingatkan supaya menjauhi kegiatan yang kontra produktif, serta meningkatkan profesionalitas untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Institusi Kepolisian.

“Anggota yang tersangkut perkara agar berkoordinasi dengan Propam untuk segera dilakukan sidang disiplin maupun kode etik agar status anggota tersebut jelas,“ tutupnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply