Kades Batuyang Dilaporkan Masyarakat ke Kejari Lotim

  • Whatsapp
Pelapor saat memberikan bukti fisik dugaan penyelewengan anggaran pembangunan Polindes di Desa Batuyang, Kecamatan Pringgabaya kepada petugas Kejari Lotim./ Foto : Istimewa/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Kepala Desa (Kades) Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, resmi dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur oleh masyarakatnya atas dugaan penyelewengan anggaran pembangunan Polindes di Dusun Batu Belek.

Anggaran pembangunan Polindes berasal dari APBDes yang bernilai Rp 500 juta tersebut diduga banyak dimanipulasi, sehingga menimbulkan kerugian Negara diperkirakan ratusan juta.

“Dugaan tersebut dikuatkan berdasarkan perencana awal pembangunan Polindes yang tidak diikuti,“ kata Samaan, selaku Wakil Ketua BPD Desa Batuyang di kantor Kejari Lotim, usai memasukkan laporan, Rabu, 11 Mei 2022.

Oleh karena itu, lanjut Samaan, dirinya bersama salah seorang perwakilan masyarakat menyerahkan bukti berupa APBDes tahun 2020/2021 beserta gambar bangunan Polindes yang sudah ditentukan.

Ia menjelaskan, pengerjaan proyek Polindes itu dikerjakan sebelum surat perintah pengerjaan dari Pemerintah oleh pihak ketiga atas perintah Kades. Ia juga menyebut, proyek tersebut merupakan janji politik Kades kepada pihak ketiga.

Baca Juga

“Waktu pencalonan kades ini, sebagian operasional dibiayai pihak ketiga. Sebagai gantinya proyek ini,“ tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bukti nyata penyelewengan anggaran itu pada pengadaan tanah urug, dimana kontraktor menggali tanah urug milik provinsi untuk menimbun pondasi secara diam-diam atas perintah Kades.

“Tanah itu tidak dibeli, namun dimasukkan ke laporan pembiayaannya,“ kata Samaan.

Selain itu, kata dia, pembangunan Polindes tidak sesuai dengan gambar yang sudah ditetapkan. Masih banyak lagi dimanipulasi data tersebut.

Lebih lanjut, ia menambahkan, tidak menutup kemungkinan akan melaporkan kasus yang lain juga. Seperti manipulasi bantuan langsung tunai, rumah isolasi covid-19 dan pengadaan komputer yang tidak ada fisiknya.

Ia pun berharap, dengan memasukkan laporan penyelewengan anggaran tersebut, supaya ditindaklanjuti segera.

Sementara itu, Yoga Mualim, Jaksa Fungsional Muda Inteljen Kejari Lotim, usai menerima laporan mengatakan, akan mempelajari terlebih dahulu kemudian meneruskannya ke pimpinan untuk ditindak lanjuti apakah dalam pembangunan Polindes itu ada kejanggalan atau tidak.

“Perlu kita laporkan ke pimpinan dulu untuk minta petunjuk, kemudian kita lakukan tindakan,“ terang Yoga.

Ia menambahkan, akan melakukan pemberitahuan kepada pelapor untuk ditindaklanjuti nantinya.

Sedangkan untuk mengklarifikasi terkait laporan tersebut, Kepala Desa Batuyang saat dikonfirmasi via telephone dan WhatsApp Tidak ada respon hingga berita ini ditayangkan. np

Berita Terkait

Leave a Reply