Isu Harga Pupuk Subsidi Naik, Hariman Langsung Cek dan Pastikan Harganya Sesuai HET

  • Whatsapp
Kabag Administrasi Perekonomian Setda Bima Hariman, SE, M.Si

NTBPOS.CO.ID – Beredarnya informasi kenaikan harga Pupuk bersubsidi yang diduga tembus harga Rp 160 ribu di masyarakat akhir-akhir ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bima. Pasalnya Isu kenaikan harga pupuk tersebut dapat meresahkan petani.

Kabag Admintrasi Perekonomian Setda Kabupaten Bima, Hariman SE. M.Si, telah turun langsung mengecek di lapangan dan Memonitoring harga dan stok pupuk bersubsidi di Kecamatan Bolo, Soromandi dan Donggo yang disinyalir harga pupuk subsidi seharga Rp 160 ribu per zak. Namun pihaknya tidak menemukan adanya kenaikan harga seperti isu yang beredar tersebut.

“Kami telah mewawancara Masyarakat dan kami tidak menemukan adanya kenaikan pupuk itu. Begitupun kepada Pengecer, Distributor, Kepala Desa,” ujar Kabag Humas Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap, Kamis, 05 Desember 2019.

Melalui Kabag Humas, Hariman menegaskan,agar para pengecer,distributor tetap patuh terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET). Pemerintah juga akan memastikan harga pupuk bersubsidi sesuai dengan ketentuan.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh Kades untuk segera melapor jika ada pupuk dari luar yang masuk dan tetap berkoordinasi dengan Babinkamtibmas setempat.

Baca Juga

Selain itu, Hariman juga telah turun ke Kecamatan Lambitu, Monta, Palibelo dan Woha. Sedangkan untuk Desember monitoring dimulai tangal 3 dan 4 Desember 2019.

Sampai beberapa hari ke depan, Ia melarang para pengecer menjual pupuk paketan antara subsidi dan non subsidi. Bila ditemukan ia berjanji akan memprosesnya dan mencabut izin setelah diberikan peringatan.

“Kami akan tetap monitoring dan himbau langsung pengecer dan distributor di seluruh kecamatan,” imbuhnya.

Berita Terkait

Leave a Reply