Hilang Saat Camping di Pantai, Seorang Pelajar di Lotim Ditemukan Tewas

  • Whatsapp
Jenazah M. Taufik Hidayat Saat Dievakuasi Oleh Masyarakat dan Rekan Korban di Pantai Galeri Seriwe Kecamatan Jerowaru, Lotim. [] www.ntbpos.com /Suandi Yusuf.

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki di pesisir pantai Galeri Dusun Ujung Baru Desa Seriwe Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur menggegerkan warga sekitar. Minggu 8 November 2020.

Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang nelayan yang sedang mencari rumput laut sekitar pukul 05.00 wita dan diketahui korban bernama M. Taufik Hidayat (12) warga Dasan Lendang Desa Montong Baan Selatan yang merupakan pelajar di salah satu Madrasah yang ada di Kecamatan Masbagik.

Salah seorang pimpinan rombongan, Fathul Qadir Zen menuturkan, korban bersama rombongan santri lainnya tiba di pantai galeri pada hari sabtu (7/11/2020) sekitar jam 10.00 wita dalam rangka camping dan pembagian hadiah lomba.

“Setelah selesai pembagian hadiah, sekitar pukul 14.00 wita, kita melakukan pengecekan dan hanya korban yang tidak ada ditempat, selanjutnya kita langsung melakukan pecarian dan minta tolong kepada masyarakat sekitar untuk membantu mencari korban, kami juga melapok ke Badan Keamanan Desa (BKD) setempat,“ tuturnya. Minggu 8 November 2020.

Sementara itu, kepada ntbopos.com salah satu teman korban, Sobirin (17) warga Kebon Lauk Kecamatan Masbagik mengatakan, setelah pembagian hadiah korban bersama satu teman lainnya pergi untuk berbelanja, namun sampai sekian lama korban tidak kembali.

Baca Juga

“Setelah kita melakukan pencarian dari sore sampai malam, tidak membuahkan hasil. Tadi pagi saat kita sedang shalat subuh, seorang ibu memberitahu kami kalau dia sudah menemukan korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa, kami langsung berlari dan mengangkat korban,“ katanya.

Kapolres Lombok Timur melalui Kapolsek Jerowaru, IPDA Abd. Rasyid mengatakan, korban ditemukan tersapu ombak dalam kondisi sudah kaku dan langsung diangkat untuk dipindahkan ketempat yang aman.

“Hasil pemeriksaan sementara korban menggunakan celana pendek dan tidak ditemukan bekas kekerasan, namun saat ditemukan, mayat mengeluarkan darah lewat telinga dan matanya,“ ujarnya.

Saat ini pimpinan rombongan bersama beberapa ustaz sedang dimintai keterangan oleh penyidik polsek Jerowaru dan atas kejadian tersebut orang tua korban tidak keberatan dan menganggap sebagai sebuah musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi.

Sampai berita ini diterbitkan, Korban sedang mendapat penanganan medis di Puskesmas Jerowaru dan selajutnya korban akan dibawa pulang keluarganya. np

Berita Terkait

Leave a Reply