Hasbullah Menilai BUMD Lotim Hanya Menghabiskan Anggaran

  • Whatsapp
Hasbullah, Anggota Komisi III DPRD Lombok Timur, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). / Foto: M. Ragil Sopiyan Sauri/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR Meskipun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kabupaten Lombok Timur memiliki usaha yang jelas, akan tetapi jarang yang menghasilkan keuntungan sehingga berimbas kepada pendapatan daerah dan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan anggota komisi III DPRD Lombok Timur, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasbullah, kepada NTBPOS.CO, Kamis, 1 April 2021.

Menurutnya, agar berjalan sesuai yang diharapkan pemerintah, perusahaan daerah harus diisi oleh orang-orang yang penuh kapasitas.

“Selama ini BUMD tidak jelas sesungguhnya, yang semula untuk menunjang kebutuhan masyarakat tapi selalu merugi dan anggaran membengkak,“ ujarnya.

Hasbullah juga menyinggung salah satu Direktur BUMD yang merasa tanpa diberikan modal akan mampu menjalankan usaha, sehingga kami meminta Inspektorat untuk kroscek.

Baca Juga

“Kami sudah menyumbang ke perusahaan tersebut untuk keberlangsungan usahanya, dia (Direktur BUMD, red) juga mengklaim bahwa pernah menyumbang sekian miliar untuk BUMD, sehingga kami meminta Inspektorat untuk kroscek, apakah benar pernyataannya tersebut,“ tegasnya.

Lebih lanjut, Hasbullah mengatakan, ketika memilih direksi maupun karyawan harus sesuai, jangan karena dia tim sukses kemudian asal ditarik saja sehingga membuat perusahaan tidak berjalan.

“Dari awal ketika pemilihan karyawan harus sesuai, jangan karena dia tim sukses kemudian tinggal ambil, itu yang tidak benar, bagaimana kita bisa berjalan kalau seperti itu,“ pungkasnya.

Sementara ditempat berbeda Direktur PT. Energi Selaparang, Zainal Abidin, ketika dikonfirmasi NTBPOS via WhatsApp, dirinya hanya memberikan jawaban yang sangat singkat.

“Biarkanlah mereka berkicau,“ cetusnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply