Harga Tembakau Anjlok, Wabup Lotim Pertemukan Petani dengan Pihak Perusahaan

  • Whatsapp
Pertemuan Pihak Perusahaan dengan petani tembakau di Lombok Timur di Pendopo wakil Bupati, Kamis siang, 19 September 2019. / Foto: Humas

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Keluhan petani tembakau swadaya yang kesulitan memasarkan produknya pada perusahaan tembakau di Lombok Timur, Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi SJ, SH  menggelar rapat yang mempertemukan para petani dengan penrusahaan tembakau yang beroperasi di daerah ini, Kamis, 19 September 2019 di Penopo Wakil Bupati.

Dari 34 perusahaan yang diundang hanya 15 perusahaan yang menghadari rapat ini. Selain perusahaan, turut hadir pula pihak Dinas Pertanian, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Polres Lombok Timur, dan Asosiasi Petanai Tembakau Indonesia (APTI) Lombok Timur.

Tingginya minat petani tembakau swadaya untuk menanam tahun ini tidak berbanding lurus dengan kebutuhan perusahaan tembakau saat ini. Rencana kenaikan cukai tembakau membuat perusahaan berhati-hati dalam menetapkan target serapan tembakau. Belum lagi kualitas panen petani swadaya tergolong rendah.

Hal ini menjadi keprihatinan Wakil Bupati sehingga pada rapat yang berlangsung Kamis, 19 September 2019 tersebut meminta pembentukan tim yang akan merumuskan atau mencari titik temu yang menguntungkan bagi dua belah pihak.

Tim ini juga sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem usaha tembakau di Lombok Timur. Sebab dikhawatirkan bila Petani terus menerus tidak mendapat kepastian usaha, minat menanam tembakau menajdi melemah yang berdampak pada penuruann produksi. Hal ini tentunya dapat merugikan perusahaan.

Baca Juga

Tim yang beranggotakan petani tembakau, pengusaha, APTI, dan Pemerintah, yang dalam hal ini diwakili Dinas Pertanian, harus mampu menemukan titik temu anatara total produksi tembakau petani swadaya dan kesanggupan perusahaan untuk menampung atau menyerap hasil produksi ini.

Tembakau, dalam konteks ini tembakau Virginia, menjadi salah satu komoditas unggulan Lombok Timur dengan produksi lebih dari 29 ribu ton. [] NP-03

Berita Terkait

Leave a Reply