Fokus Kembangkan Wisata Lotim, Mugni Tidak Mau Tanggapi Soal Baznas

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pariwisata Dr.H.M.Mugni di ruang kerjanya. Senin, 28 Oktober 2019.

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah fokus mengembangkan pariwisata di Lombok Timur .

Kadis Pariwisata Lotim Dr. H. M. Mugni menyatakan tidak mau menanggapi soal Baznas yang sempat ramai dibicarakan sebagian pihak LSM maupun aktivis di Lotim, karena tugasnya sudah selesai sebagai Panitia Seleksi (Pansel) perekrutan Pimpinan Baznas Lotim berdasarkan peraturan yang ada.

Oleh sebab itu, Saat ini Kadis Pariwisata sedang mempersiapkan banyak hal terkait tugasnya tentang bagaimana meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pariwisata.

Karena pada sektor ini perlu membutuhkan konsentrasi terhadap inovasi dan upaya menciptakan ciri khas daerah yang bernuansa kearifan lokal.  Salahsatunya, dalam rangka mempersiapkan diri menyambut event-event nasional yang banyak digelar di wilayah Lombok.

” Kita sedang persiapkan desain pembangunan pariwisata dengan memunculkan nilai-nilai lokal salah satunya sekarang menggunakan pakaian adat sasak lombok yang sudah di tetapkan oleh pak bupati”. Ujarnya Di ruang kerjanya, Senin, 28 Oktober 2019.

Baca Juga

Dengan kebijakan tersebut, kita disini lanjutnya, harus mengapresiasinya dengan melakukan konsep-konsep yang mungkin bisa mendukung berjalannya kebijakan tersebut.

Misalnya, pemberlakuan penggunaan Busana Adat di lingkup pemkab lotim tentu kami akan mendorong agar busana itu tidak hanya sebatas menjalankan perintah saja.

” Kita akan siapkan pendidikan atau pelatihan sejenisnya agar dapat dipahami dan mengetahui nilai-nilai busana Adat itu, dan tidak hanya sekedar pashion saja tapi pilosofi dari apa yang digunakan itu menjadi menarik jika dimengerti.” Jelasnya.

Sebab, kita juga punya ciri khas dengan busana adat, maka dalam hal ini dinas pariwisata tentu berupaya menyusun konsep promosinya pada sektor pariwisata pastinya berkolaborasi dengan para pemangku Adat, budaya nantinya. Untuk itu, akan menjadi daya tarik wisata kedepan.

Untuk itu diharapkan kepada semua pihak terkait agar dan amsyarakat di Gumi Selaparang ini dapat berperan aktif pada gagasan pelaksanaan event budaya. [] NP-Rji

Berita Terkait

Leave a Reply