Evaluasi Pelaksanaan ANBK 2021, Beberapa Sekolah di Lotim Masih Numpang

  • Whatsapp
Achmad Dewanto Hadi, Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Lombok Timur./ Foto : M. Ragil Sopiyan Sauri/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk SMP sudah selesai dilaksanakan, akan tetapi terdapat beberapa SMP yang masih menumpang karena tidak memiliki sarana prasarana yang cukup untuk menggelar ANBK secara mandiri.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, Achmad Dewanto Hadi mengatakan, kuota peserta masing-masing sekolah ditetapkan, namun tidak semua sekolah bisa mandiri melaksanakan ANBK terkendala fasilitas, sehingga menumpang menjadi solusi.

“Ada beberapa Sekolah yang menumpang, dari SMP swasta menumpang ke SMP Negeri, itu yang menjadi kendala kita,“ katanya kepada NTBPOS.com, Selasa, 12 Oktober 2021.

Dewanto menambahkan, kekurangan fasilitas pendukung sekolah menjadi atensi Dikbud Lombok Timur, sehingga berangsur-angsur bisa melaksanakan ANBK secara mandiri, lebih-lebih tahun ini 57 SMP mendapatkan bantuan TIK dari Kementerian.

“Yang pasti ini menjadi atensi kami, mudah-mudahan kedepannya pelaksanaan ANBK bisa dilakukan secara mandiri,“ harapnya.

Baca Juga

Lebih lanjut Dewanto menjelaskan, ANBK bukan merupakan pengganti UNBK, akan tetapi program tersebut merupakan penilaian terhadap mutu setiap Sekolah, Madrasah dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah.

Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar yaitu keterampilan literasi, numerasi, dan karakter serta kualitas proses belajar mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran.

“Tujuan ANBK itu sederhana, yakni untuk memetakan kualitas satuan Pendidikan,“ jelasnya.

Lebih jauh, Dewanto menyebutkan, terlepas dari apapun hasil penilaian ANBK, dirinya belum mengetahui betul arah kebijakan apa yang akan diterapkan, terlebih sekolah dengan jenjang yang sama.

Berbeda di setiap daerah, mungkin saja dengan mengetahui kualitas satuan Pendidikan akan ada kebijakan afirmatif bagi sekolah yang sudah maju, sedang berkembang dan tertinggal.

“Mungkin dengan ANBK, Pemerintah Pusat bisa menentukan kebijakan afirmatif untuk setiap Sekolah,“ tutupnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply