Dum Truk Terguling di Tanjakan Menikung Sembalun, Pasutri Meninggal Dunia

  • Whatsapp
Kendaraan Dum Truk Tersangkut Pohon di Pinggir Jurang Setelah Terguling, 1 Orang Meninggal di TKP./ Foto : Istimewa/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di tanjakan menikung menuju Pusuk Sembalun, Desa Sembalun Bumbung Kecamatan Sembalun, Senin, 22 November 2021, sekitar pukul 12.30 wita.

Kendaraan dum truk yang dikendarai Mahsun (52) warga Dusun Dasan Tiga, Desa Pengadangan Barat, Kecamatan Pringgesela membawa 25 orang penumpang, terguling karena diduga mati mesin saat menanjak akibat kesalahan mengoper porseneleng.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Herman Suriyono melalui Kasat Lantas, AKP Rita Yuliana menjelaskan, kecelakaan terjadi karena pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraannya sehingga mundur sampai jatuh ke tepi jurang.

“Sopir membawa rombongan yang akan melayat ke salah satu keluarga korban di Desa Sembalun Bumbung, namun saat sampai di TKP, pengemudi hendak mengoper porseneleng dari 2 ke 1 namun tidak berhasil,“ jelasnya.

Kejadian tersebut, lanjutnya, menelan korban jiwa yang merupakan pasangan suami istri yakni Inak Suni (70) meninggal dalam perjalanan menuju RSUD Selong, sedangkan suami korban, Amaq Munasih (80) meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selain itu, korban lainnya di bawa ke Puskesmas Sembalun dan RSUD Selong untuk mendapat pertolongan medis. Semua korban merupakan warga Desa Pengadangan Barat, Kecamatan Pringgasela.

“Korban seluruhnya berjumlah 26 orang termasuk sopir, 4 orang diketahui mengalami patah tulang, 2 meninggal dunia dan 8 orang luka ringan, saat ini masih mendapat perawatan di RSUD Selong, sementara 12 orang lainnya sudah diizinkan pulang, 1 diantaranya adalah anak kecil,“ katanya.

Sementara itu, kendaraan dum truk yang tersangkut di pohon besar tepi jurang tersebut sudah berhasil di evakuasi unit laka lantas Polres Lombok Timur. np

Berita Terkait

Leave a Reply