Dua Traffick Light di Lotim Tidak Aktif Akan Berpotensi Terjadinya Kecelakaan

  • Whatsapp
Purnama Hady, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Timur./ Foto : Hardi/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Dua titik Traffick Light (lampu stop, red) di Lombok Timur yang terletak di depan Masjid At-Taqwa Pancor dan di Perempatan Rempung, Kecamatan Pringgasela tidak aktif.

Arus lalu lintas di kedua titik tersebut terpantau ramai lancar, karena merupakan jalur aktif sehingga berpotensi terjadi kecelakaan.

Seorang warga yang ditemui wartawan media ini, Sofy, memberikan kesaksian bahwa lampu stop yang ada di depan masjid At-Taqwa Pancor sudah tidak aktif selama satu minggu lebih.

Ia juga menuturkan pernah dua kali dipasangkan lampu stop sementara, namun sudah tidak berfungsi lagi karena rusak.

Karena itu, ia menuturkan sudah dua kali melihat kecelakaan secara langsung di tempat tersebut.

Baca Juga

“Kejadian pertama ada yang jatuh karena rusaknya jalan yang sedang dalam perbaikan dan kejadian kedua hampir jatuh karena leher pengendara motor tertahan kabel lampu stop sementara, karena rusak berserakan,“ tuturnya.

Berkaitan dengan itu, Kepala Dinas Perhubungan Lombok Timur, Purnama Hady ketika dikonfirmasi wartawan www.ntbpos.com di ruang kerjanya pada Senin (13/12) menjelaskan, wewenang pengerjaan lampu stop yang ada di depan masjid At-Taqwa dan Perempatan Rempung itu berbeda.

Dijelaskannya, lampu stop yang di Perempatan Rempung di kerjakan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) karena merupakan jalan negara, sementara lampu stop yang di depan Masjid At Taqwa adalah wewenang Dishub Kabupaten Lombok Timur.

“Kita kan bagi tugas, yang di rempung dikerjakan BPTD yang ada di Denpasar Bali, sementara yang di depan Masjid At Taqwa baru itu wewenang kami,“ katanya.

Dilanjutkan, tidak aktifnya lampu stop yang di depan Masjid At-Taqwa karena adanya perbaikan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), perbaikan lampu stop itu juga akan disesuaikan dengan pengerjaan perbaikan jalan tersebut.

Sementara dilakukan perbaikan permanen, ia mengatakan telah memasang lampu stopan sementara. Namun sudah tidak berfungsi lagi karena rusak tertabrak mobil.

“Segera kita akan perbaiki, untuk memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat,“ janjinya.

Adapun lampu stop yang tidak aktif di Perempatan Rempung, ia mengaku telah bersurat ke provinsi dan ke BPTD di Denpasar Bali, namun hingga kini masih belum terealisasi. np

Berita Terkait

Leave a Reply