Dua BulanTerahir Polres Lotim Berhasil Ungkap 30 Kasus 3 C

  • Whatsapp
Kapolres Lombok Timur, AKBP Ida Bagus Made Winarta didampingi Waka Polres, Kompol Bayu Winoto; Kasat Reskrim, AKP I Made Yogi PU, dan disaksikan Kasi Pidum saat konferensi pers di halaman Mako Polres Lotim, Rabu 28 Agustus 2019. / Foto : Najamudin Annaji / NTBPOS.com

LOTIM, NTBPOS.com – Jajaran Polres Lombok Timur dalam dua bulan terakhir, ( Juli-Agustus ), telah berhasil mengungkap 30 kasus 3C (Curat, curas, dan Curanmor) serta berhasil menangkap 15 orang pelaku dan penadah hasil kejahatan tersebut.

‘’Jumlah ini bisa bertambah, karena dari semua kasus yang terungkap ini masih dalam pengembangan penyelidikan, dan masih ada terduga pelaku yang masuk DPO (daftar pencarian orang),’’ kata Kapolres Lombok Timur, AKBP Ida Bagus Made Winarta yang didampingi Waka Polres, Kompol Bayu Winoto; Kasat Reskrim, AKP I Made Yogi PU, dan disaksikan pula oleh Kasi Pidum Kejari Selong, saat Konferensi Pers di halaman Polres Lotim, Rabu 28 Agustus 2019.

Menurut Kapolres Lotim, dari 30 kasus yang di ungkap itu, jumlah barang bukti (BB) yang berhasil diamankan sebanyak 25 unit kendaraan roda dua, empat unit roda empat dan dua unit roda enam. Termasuk juga mengamankan kendaraan motor roda dua yang tak memiliki dokumen sah dari masyarakat.

‘’Para pelaku yang diamankan itu, ada yang dijerat Pasal 363 KUHP dan ada juga yang dijerat Pasal 480 KUHP,’’ ujarnya.

Modus operasi para pelaku menurut Kapolres Lotim, para pelaku dalam menjalankan aksinya mereka merusak kunci kendaraan menggunakan kunci liter T yang juga ikut diamankan sebagai barang bukti dari tangan para pelaku.

Baca Juga

‘’Kita juga berhasil mengamankan pelaku dan barang bukti hasil kejahatan yang TKP-nya di luar wilayah hukum Polres Lotim,’’ kata Winarta.

Kapolres juga membeberkan 3 kasus dengan barang bukti satu unit sepeda motor dan satu unit mobil pick up, dan kasus inipun telah diserahkan ke Polres bersangkutan.

Lebih lanjut Kapolres Lotim menjelaskan, untuk menekan maraknya aksi kejahatan di wilayah hukum Polres Lotim, pihaknya akan terus berupaya melakukan pengungkapan atas kasus-kasus yang dinilai meresahkan masyarakat, terutama kasus curanmor dan akan melakukan tindakan tegas kepada masyarakat yang membeli motor atau mobil hasil kejahatan.

‘’Terhadap masyarakat yang membeli atau menyimpan kendaraan hasil kejatahan, apalagi tak miliki dokumen tidak sah akan kita tindak tegas,’’ ucapnya.

Menurutnya, kalau tidak ada pembeli, maka dirinya sangat yakin, kasus kejahatan curanmor di wilayah Lombok Timur tidak akan ada.

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan tebusan dan terus waspada terhadap kejahatan dimaksud karena belakangan ini kasus curanmor marak terjadi di tempat-tempat pemukiman.

‘’Hasil evaluasi terhadap kasus curanmor ini, karena modus pelaku merusak kunci stang kendaraan, masyarakat diimbau untuk menggunakan kunci ganda di kendaraanya juga,’’ pesannya.

Selain itu, Kapolres Winarta juga mengharapkan masyarakat segera melaporkan sistem tebus kendaraannya yang dicuri pelaku dan masyarakat juga tidak mudah tergiur untuk membeli kendaraan dengan harga murah.

‘’Kalau sistem tebus itu segera laporkan dan kita akan tangkap pelakunya. Dan kami harap masyarakat jangan cepat tegiur membeli kendaraan dengan harga murah tapi hasil kejahatan.’’ katanya. [] Njm

Berita Terkait

Leave a Reply