Dorong Sektor Wisata di Lombok, Bapera Berikan Hormat ke Jokowi

  • Whatsapp
Saparwadi, Ketua Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Lombok Timur. / Foto: Istimewa/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Saparwadi ketua Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Lombok Timur menyampaikan hormat setinggi-tinginya atas keseriusan Presiden Jokowi terhadap pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

“Kami di Lombok merasakan kehangatan atas tingginya Intensitas kehadiran Presiden. Kami di Lombok Timur sebagai daerah wisata penyangga KEK Mandalika akan jadikan kehadiran Jokowi sebagai trigger untuk terus mendorong pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi Kreatif dengan langkah yang sudah terencana dan terstruktur menyambut target dan cita-cita mulia presiden Jokowi,“ katanya, Kamis, 13 Januari 2022.

Saparwadi menjelaskan, sektor pariwisata akan terus membaik, apalagi rencana dibukanya kembali wisatawan mancanegara ke Indonesia. Hal ini menjadi peluang untuk investasi baru sektor pariwisata.

“Kami sebagai daerah penyangga sudah sangat siap menunggu para pelaku industri pariwisata untuk melakukan investasi baru di daerah yang indah dan aman ini,“ ungkapnya.

Ketua yang akrab disapa bung wadik tersebut menambahkan, selama pandemi Industri pariwisata di Indonesia hanya berada pada kondisi “sleep”. Namun, para stakeholder industri ini tetap melakukan persiapan untuk menghadapi New Normal.

Baca Juga

Sejak akhir tahun 2020, kondisi industri pariwisata mengalami peningkatan karena pemerintah telah membuka akses untuk bepergian, walaupun hanya untuk pasar domestik.

Berdasarkan beberapa indikator, terlihat bahwa akhir tahun 2021 dapat menjadi periode yang lebih baik dikarenakan adanya pertumbuhan pada industri pariwisata.

Bung wadik mencontohkan, tingkat okupansi regional di Bali dan Lombok mengalami peningkatan hingga mencapai 20%. Selain itu, terdapat peningkatan yang cukup tinggi pada jumlah penerima vaksin lengkap.

Hal tersebut memberikan dorongan bagi pasar domestik untuk mulai kembali berpariwisata. Menurutnya, daerah yang masih menjadi tujuan utama wisatawan datang ke Indonesia adalah Bali dan Lombok.

“Wilayah ini akan mengalami peningkatan terlebih dahulu, diikuti dengan tujuan wisata lainnya. Pasar menengah akan mulai didominasi oleh wisatawan lokal, karena mereka mendapatkan peluang terbaik untuk menikmati tujuan wisata yang sebelumnya tidak tercapai atau tidak terpikirkan untuk dikunjungi,” ujarnya.

Sedangkan, lanjut wadik, industri yang akan terdampak langsung adalah akomodasi, yang juga akan memberikan dampak pada sektor Food & Beverage, karena kedua industri tersebut masuk dalam kategori kebutuhan pokok.

“Akomodasi bintang 4 dan 5 serta konsep “boutique” akan diminati pasar yang baru. Selain karena terjangkau, kebutuhan terhadap rasa aman dan sehat akan menjadi perhatian konsumen di masa depan,” ucapnya.

Menurutnya, ini adalah kesempatan bagi  seluruh indikator kesiapan agar kondisi pariwisata dapat bangkit kembali tanpa mengabaikan protokol kesehatan yang tegas dan tetap patuh pada regulasi pemerintah lokal. np

Berita Terkait

Leave a Reply