Dinsos Lotim : Sebanyak 57 Anak Menjadi Yatim Piatu Akibat Covid-19

  • Whatsapp
Mahsin, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur./ Foto : M. Ragil Sopiyan Sauri/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) per 25 Agustus 2021, sekitar 8.396 anak menjadi yatim akibat Covid-19.

Sementara Kemensos melalui Dirjen Rehabsos, terdata sebanyak 8.274 anak kehilangan sosok orang tua, sehingga Kemensos mendorong daerah mendata anak yatim piatu akibat Covid-19.

Menyikapi hal tersebut, Dinas Sosial Lombok Timur melakukan pendataan kepada anak yatim piatu, sehingga sampai saat ini terdapat 57 anak yang sudah terdata.

Hal tersebut dilakukan sebagai tindaklanjut surat dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang merencanakan bantuan beasiswa bagi anak yatim piatu yang masih sekolah.

Bantuan diberikan agar para anak yatim piatu tetap bisa melanjutkan pendidikan. Namun, pihaknya belum bisa memastikan jenis bantuan itu, apakah berupa uang tunai atau bantuan lain seperti sembako.

Baca Juga

“Saat ini kita sudah mendata sekitar 57 anak yatim piatu di 12 Kecamatan, Pendataannya masih berjalan,“ kata Mahsin, Kepala Dinas Sosial Lotim kepada NTBPOS, Selasa, 7 September 2021.

Nantinya, data yang telah masuk tersebut juga akan dikirimkan ke pusat untuk dijadikan acuan.

Lebih lanjut, Mahsin menjelaskan ada tiga hal yang menjadi fokus utama pada program tersebut yakni, pendidikan, kesehatan dan kehidupan sosial dari anak-anak tersebut.

“Pendidikan menjadi fokus utama pada program tersebut, sehingga anak tersebut semoga dijamin pendidikan dasarnya,“ jelasnya.

Untuk mengantisipasi adanya oknum masyarakat yang akan mengklaim keluarganya meninggal disebabkan covid, pihaknya melakukan identifikasi data dengan Satgas Kabupaten, sehingga bantuan tersebut tepat sasaran.

“Kami akan wanti-wanti hal tersebut dengan menggandeng Satgas covid,“ tutupnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply