Diduga Palsukan Dokumen Tanah, Kades Kuta Ditetapkan Tersangka

  • Whatsapp
Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles P Girsang

LOMBOK TENGAH, NTBPOS.com – Kepala Desa Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Mirate ditetapkan sebagai tersangka oleh Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Tengah. Jumat, 1 November 2019.

Ia ditetapkan sebagai tersangka bersama Sulaiman atas dugaan kasus pemalsuan dokumen pembuatan sporadik tanah di wilayah Dusun Serinting Desa Kuta. Kasus dugaan pemalsuan dokumen tersebut dilaporkan oleh Lalu Fuji dan Enum warga Desa setempat.

Kepala Satreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles P Girsang yang dikonfirmasi membenarkan penetapan Mirate sebagai tersangka. Penetapan tersangka dilakukan setelah kasus tersebut dinaikkan ke tahap penyidikan.

“Mirate dan Sulaiman kita tetapkan sebagai tersangka atas dugaan pemalsuan sporadik tanah di atas lahan Sertifikat Hak Milik (SHM)” ungkapnya.

Pemberitahuan status tersangka kepada Kades Kuta sudah dilayangkan langsung pada surat panggilan pertama kepada kedua tersangka Mirate dan Sulaiman. Namun hingga saat ini surat panggilan itu tidak dipenuhi oleh kedua tersangka. Jika sampai panggilan ketiga nanti dan tidak dipenuhi, pihaknya akan jemput paksa tersangka.

Baca Juga

“Kalau tersangka tidak kooperatif, kita jemput paksa,” tegasnya.

Dalam kasus yang melibatkan Kades Kuta itu pihaknya sudah memeriksa 6 orang saksi termasuk kedua tersangka.

“Saksi sudah banyak yang kita periksa. Kita berharap tersangka bisa kooperatif,” pungkasnya.

Sedangkan Pasal yang disangkakan untuk tersangka yakni pasal 263 da 266 dengan ancaman hukuman 6 Tahun penjara.

Sebab, dalam kasus itu Kades Kuta, Mirate memalsukan sporadik tanah yang diajukan oleh Sulaiman seluas 2,9 Hektare untuk menggugat tanah SHM yang dikuasai oleh Enum.

“Tanah itu merupakan tanah warisan dan lahan itu sudah digugat melawan ITDC dan ada putusan pengadilan yang dimenangkan oleh Enum,” ujarnya.

Sementara itu hingga berita ini ditayangkan, Kades Kuta Lombok Tengah, Mirate dan Sulaiman belum bisa dikonfirmasi atas penetapan tersangka dirinya.[]NP-Apm

Berita Terkait

Leave a Reply