Diduga Minta Fee Proyek, Kejaksaan OTT Kadis Pariwisata Lobar

  • Whatsapp
Konfrensi Pers Kejaksaan terkait Operasi Tangkap Tangan Kadis Pariwisata Lombok Barat.Selasa,12 November 2019./Foto: Ach.Sahib

NTBPOS.CO.ID – Kejaksaan Negeri Mataram melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Kadis Pariwisata Lombok Barat tertangkap tangan karena diduga meminta jatah atau fee proyek pengembangan kawasan Pariwisata di Lombok Barat.

Kejaksaan Negeri Mataram, Yusuf mengatakan, berdasarkan alat bukti yang ditemukan bahwa yang bersangkutan diduga telah memaksa orang lain untuk memberikan sesuatu.

” Kalau kita lihat dari alat bukti yang kami temukan, ini ada kaitannya dengan Proyek pengembangan kawasan Pariwisata di Lombok Barat.” Jelasnya.

Kadispar tertangkap diruang kerjanya yang saat itu diduga sedang melakukan transaksi dan menyita Tas Ransel Hitam yang berisi uang senilai Rp.95,850.000. Selasa, 12 November 2019.

Baca Juga

” Mereka minta Sepuluh persen, terjadi penawaran menjadi delapan Persen, turun tujuh persen hingga kemudian disepakati menjadi Lima persen. Dan yang bersangkutan enggak mau menandatangani termin karena tidak punya uang”, terangnya.

Menurut informasi yang diterima pihak kejaksaan bahwa Kontraktor sudah menyanggupi 5 persen dari nilai proyek 1,5 Milyar Proyek untuk pengembangan pariwisata Lombok Barat.

” Kita akan melalukan pengemangan lebih lanjut terhadap bersangkutan sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku”. Ujarnya. []NP-Shb

Berita Terkait

Leave a Reply