Demo di Kantor Bupati, PMII Lotim Soroti Anggaran yang Tidak Tepat Sasaran

  • Whatsapp
Puluhan Mahasiswa Menggelar Demonstrasi di Depan Kantor Bupati Lombok Timur./ Foto : M. Ragil Sopiyan Sauri/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lombok Timur berdemonstrasi di depan Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis, 30 September 2021.

Pada aksi tersebut Mahasiswa menyorot beberapa kebijakan yang dinilai belum bagus, sehingga mereka mempertanyakan keseriusan Pemda dalam pengentasan kemiskinan dan infrastruktur yang belum merata serta ketersediaan air bersih.

Koordinator umum Aksi, Ahmad Muzakkir menyebutkan, keadaan Lombok Timur saat ini sedang tidak baik, hal tersebut disinyalir lantaran kebijakan penganggaran Pemda kurang tepat, sehingga banyak program yang belum terlaksana dengan baik.

“Lotim sedang dalam keadaan tidak baik, akibat dari kebijakan penganggaran yang dilakukan Pemda,“ katanya.

Muzakkir menambahkan, penganggaran Rp. 200 juta untuk Karang Taruna Daerah dinilai kurang tepat mengingat anggaran Karang Taruna berada di Desa, sehingga pihaknya juga mempertanyakan kontribusi Karang Taruna Daerah terhadap Kabupaten Lombok Timur.

Baca Juga

“Sejauh ini apa kontribusi Karang Taruna terhadap Daerah Lombok Timur,“ ujarnya.

Tak hanya Karang Taruna, dirinya juga menyinggung dualisme yang ada pada tubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lotim, mengingat sebagai organisasi yang memayungi seluruh organisasi kepemudaan, seharusnya KNPI menjadi barometer pemersatu.

Tak hanya itu, anggara Rp. 500 juta untuk KNPI yang dicairkan secara bertahap juga dipertanyakan arahnya.

“Bagaimana hari ini, justru KNPI yang menjadi barometer kita terjadi dualisme dan juga anggaran 500 juta tersebut diperuntukkan untuk apa saja,“ jelasnya.

Lebih jauh, Muzakkir juga menyampaikan hiruk-pikuk yang terjadi di RSUD Soedjono Selong, sehingga mahasiswa mempertanyakan peran Dewan Pengawas terhadap permasalahan RSUD.

“Dewan pengawas jangan diam saja terkait permasalahan RSUD,“ pungkasnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply