Demo di Gedung DPRD NTB Dibubarkan, Polisi Amankan 26 Demonstran

  • Whatsapp
Sejumlah demonstran yang diamankan polisi. / Foto : Ahmad Mu’azatul Huzairi

MATARAM, NTBPOS.com – Aparat kepolisian terpaksa membubarkan mahasiswa yang masih bertahan di depan gedung DPRD NTB hingga malam hari.

Pantauan NTBPOS.com, Senin malam, 30 September 2019, disepanjang jalan Udayana, Mataram. Aparat kepolisian menembakan water canon setelah di hujani batu oleh mahasiswa. Aksi lempar batu juga membuat aparat kepolisian merangsek memukul mundur mahasiswa yang demo.

Dari data yang dihimpun, sebanyak 26 pendemo yang terdiri dari 24 mahasiswa dan 2 warga di amankan aparat kepolisian.

Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana dalam keterangan pers nya menjelaskan, pembubaran paksa ini karena aksi unjukrasa yang di lakukan mahasiswa telah melampui batas waktu.

Kapolda menyatakan aparat kepolisian memberikan batas waktu berunjukrasa hingga pukul 18:00, namun sebanyak 250 mahasiswa masih bertahan dan menyerang dengan melempar batu.

Baca Juga

“Kita sudah mencoba dengan pendekatan humanis, dan pada pukul 18:00 wita kami meminta mahasiswa untuk membubarkan diri, tetapi mereka tetap bertahan dan mencoba masuk ke gedung dewan,” jelas Kapolda.

Akibat lemparan batu ini di laporkan 5 orang anggota kepolisian dan satu orang anggota TNI terluka terkena lemparan batu.

Situasi di depan kantor DPRD NTB kini telah kondusif. Mahasiswa telah membubarkan diri, sementara aparat kepolisian juga terlihat masih berjaga jaga.

Sedangkan jalan menuju taman udayana, batu-batu masih terlihat beserakan. [] NP-Amh

Berita Terkait

Leave a Reply