Dedi Musra Membantah Dirinya Memungut Biaya Pembuatan SPPT di Sembalun

  • Whatsapp
Dedi Musra Saat Menunjukkan SPPT ke Wartawan./ Foto : Unra/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Dedi Musra alias ilyas, membantah dugaan dirinya disebut sebagai oknum calo yang memungut sejumlah uang sebagai biaya pembuatan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) kepada ratusan petani di Kecamatan Sembalun.

“Sebelum memohonkan pembuatan SPPT, saya menyampaikan bahwa tidak berbayar (gratis),“ sanggah Dedi, saat dikonfirmasi, Ahad, 26 Desember 2021.

Dirinya membantah, tudingan memungut sejumlah uang untuk biaya pembuatan SPPT tersebut, tetapi kata Ilyas, misalkan masyarakat memberikan sesuatu kepada orang yang dimintai tolong itu di luar sepengetahuannya.

“Tidak pernah saya mengatakan itu berbayar ya. Walaupun saya melihat ada uang dikumpulkan, namun digunakan untuk beli konsumsi dan habis di tempat uang itu. Tidak pernah saya menerima uang secara langsung ya, dari siapapun,“ tegasnya.

Kalau ada yang mengeluarkan uang sampai Rp. 100.000 hingga Rp 400.000, lanjutnya, itu konsekuensinya kalau menyuruh orang yang mengurus, tergantung perjanjiannya pada saat transaksi. np

Berita Terkait

Leave a Reply