Dandim 1615/Lotim Siap Sanksi Tegas Anggota Tak Proaktif Kawal Vaksinasi

  • Whatsapp
Letkol Infantri Amin M Said, Dandim 1615/Lotim./ Foto : Suandi/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama stakeholder terkait terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi dosis 2 dan pada akhir tahun 2021 ditargetkan bisa mencapai 70 persen dari capaian hari ini yang baru mencapai 50 persen.

Dalam membangun sinergi untuk mencapai tujuan bersama, Dandim 1615/Lombok Timur, Letkol Infantri Amin M Said bersama jajaran, terus melakukan pengawalan dan pendistribusian hingga pelaksanaan vaksinasi.

“Tidak hanya itu, sebagai tambahan, kita juga melakukan pengerahan masa yang tujuannya untuk mempercepat terbentuknya herd immunity, karena pada dasarnya ini adalah tugas kita bersama dalam menghentikan musibah yang sudah mewabah,“ katanya, 15 Desember 2021.

Sebagai bentuk keseriusannya, Dandim menegaskan akan memberikan sanksi tegas bagi anggota yang tidak proaktif menjalankan perintah, mulai dari pengawalan, pelaksanaan hingga pengerahan masa untuk melakukan vaksin.

“Kami akan memberikan sanksi tegas terhadap anggota yang ditemukan tidak proaktif karena dalam kemilitiren, perintah harus dilaksanakan,“ tegas Dandim.

Baca Juga

Meski demikian, tambahnya, jika ada anggota yang diketahui tidak menjalankan perintah, dirinya akan menindaklanjuti sesuai tahapan.

“Kita akan melakukan pemanggilan dan pemberitahuan sesuai tahapan. Apakah dalam menerima perintah kurang jelas atau salah diterima, sehingga tetap kita harus berikan arahan,“ jelasnya.

Tidak hanya itu, dirinya menegaskan bahwa tidak hanya vaksinasi yang menjadi atensi TNI, namun isu perpecahan yang melibatkan Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARA) di Lombok Timur juga menjadi hal yang harus diperhatikan bersama. np

Berita Terkait

Leave a Reply