Daftar di Gerindra, dr. Akhada Maulana Siap Maju di Pilkada Kota Mataram

  • Whatsapp

Didampingi Tim relawan, dr. Akhada Maulana diterima Ketua panitia Kartayadi di kantor DPC Partai Gerindra Mataram, Jum’at, 15 November 2019. [ Foto : Ach. Sahib ]
NTBPOS.CO.ID – Sejumlah figur Bakal Calon sudah mulai muncul untuk ikut berkompetisi meramaikan bursa calon Wali Kota Mataram Periode 2020-2024.

Kini hadir, pendatang baru yang cukup dikenal dikalangan Dokter dan Akademisi, dr. Akhada Maulana, Jum’at,15 November 2019, Resmi mendaftarkan dirinya sebagai salah satu Kandidat Bakal Calon Wali Kota Mataram melalui Partai Gerindra Kota Mataram.

Kedatangan Dr.Ahada beserta rombongan disambut tim panitia penerimaan pendaftaran Partai Gerindra Kota Mataram disekretariat Partai Gerindra Kota Mataram Jl.Ade Irma Nasution XX Selagalas Mataram.

Ketua tim panitia pendaftaran Partai Gerindra Kota Mataram Kartajadi, menjelaskan bahawa pendaftaran hari ini adalah yang terakhir, namun dari pusat memberikan perpanjangan waktu hingga 5 hari kedepan, dan ini berlaku diseluruh Indonesia sesuai arahan Pusat.

Motivasi Dr. Ahada menyampaikan motivasi yang mendorong dirinya untuk maju sebagai Kandidat Balon Wali/Wawali Kota Mataram lantaran masih belum seimbangnya laju pembangunan dengan ketersediaan lapangan kerja. Sejumlah sektor pendorong pembangunan ekonomi mikro dinilai masih rancau.

Baca Juga

“Saya termasuk pendatang baru dalam kancah Pilkada Kota Mataram”, Ucap dr. Akhada.

Pada prinsipnya yang mendorong saya untuk tampil masuk mendaftar mengisi bursa bakal calon yaitu menawarkan perubahan dalam berbagai sektor, sesuai dengan slogan kami yaitu menuju “Mataram Yang kebih Berkualitas”.

Kata Akhada, pada prinsipnya nawaitu untuk membawa Mataram yang berkualitas tinggi terutama dari peningkatan Sektor SDM, Ekonomi, dan Infrastruktur.

Ada Empat titik fokus Yang kami utamakan yaitu mengurangi angka pengangguran, sebagai mana kita sama-sama ketahui bahwa angka pengangguran di Kota Mataram saat ini telah mencapai 400. 000 orang dan belum terserap. Peningkatan ekonomi dengan mendorong pembangunan sektor pariwisata dan sarana pendukung lainnya sebagai syarat mengantarkan kota Mataram untuk menopang destinasi unggulan menjadi kota wisata.

Peningkatan kualitas pendidikan baik formal maupun informal kita berharap SDM yang mampu dihasilkan oleh lembaga pendidikan di Mataram bisa kebih unggul.

” Tata Kota yang harus disesuaikan dengan master plan yang sudah direncanakan agar terciptanya keseimbangan antara daerah permukiman dengan ketersediaan ruang terbuka hijau,” paparnya.

Ia menyoroti tata ruang di kota Mataram tidak teratur dalam penempatan penyediaan barang dan jasa, menurutnya, selalu ramah senyum ini menggambarkan sentralisasi pusat perekonomian juga turut menentukan kualitas penataan ruang Kota.

Antara laju roda pembangunan dengan ketersediaan lapangan kerja yang belum seimbang menjadi penyebab terjadinya hal tersebut.

Dosen Fakultas Kedokteran Unram ini juga mengatakan, pembangunan tidak hanya dinikmati oleh orang luar Kota Mataram karena seharusnya dapat diprioritaskan untuk warga setempat Kota Mataram.

Untuk mewujudkan kota mataram sebagai kota yang Religius, adalah salah satu bagian dari beban dan tanggung jawab moral yang harus disesuaikan sehingga wujud dari wajah kota Mataram akan terlihat sesuai dengan ikon dan kepribadian masyarakatnya.

” Kesan miring Mataram sebagai Kota Ruko, juga harus segera dibenahi dengan membangun terobosan yang nantinya bakal mampu melahirkan konsep tata kota yang jauh lebih elegan dan menjadi kota yang memiliki daya tarik tersendiri,” harapanya. [] Ach.S

Berita Terkait

Leave a Reply