Cegah Serangan Anjing Liar, Pemkab Bima Bentuk Tim Penanggulangan Rabies

  • Whatsapp

Sosialisasi Tatalaksana Pencegahan Gigitan Hewan Penular Rabies di Aula Puskesmas Bolo,Bima. Rabu, 04 Desember 2019.[Herman]@NTBPOS.CO.ID
NTBPOS.CO.ID – Sebagai Bentuk responsifnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima terhadap maraknya aksi penyerangan Anjing Liar di beberapa wilayah di Kabupaten Bima, Tim penanggulangan penyakit anjing gila (Rabies) Kabupaten Bima, melakukan sosialisasi dan penyuluhan di Aula Puskesmas Bolo, Rabu, 4 Desember 2019.

Kegiatan itu diikuti UPT Peternakan Bolo beserta staf, Kepala Desa se Kecamatan Bolo beserta Staf, Babinsa dan Babinkum se Kecamatan Bolo, serta seluruh unsur Muspika.

Kemudian tampil sebagai pemateri asisten II Setda Bima Ir H Nurdin, Dinas Kesehatan Kab Bima, Kabag Kesra Setda Bima, Kepala Puskesmas Bolo dan Kepala UPT Peternakan Bolo. Melalui forum penyuluhan itu, juga dibentuk tim pembasmi Rabies tingkat Kecamatan Bolo langsung di pimpin Asisten II Ir. Nurdin.

Salah seorang anggota Tim Kabupaten, Drs. H Zainuddin, MM, melalui Kabag Humas Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap menyatakan tim di bagi dua ada yang ke Kecamatan Wawo juga ada yang ke Kecamatan Bolo. Selain melakukan penyuluhan tim juga melakukan vaksin di Desa Nggembe terhadap satu ekor anjing.

Baca Juga : Gigitan Anjing Liar Meningkat, Camat Bolo Himbau UPP Puskeswan Bolo Sigap

Baca Juga

“Kemudian akan dilanjutkan dengan tim Kecamatan yang telah di SK-kan oleh Camat,” ujar Kabag Humas, Rabu (4/12).

Dirinya berharap, semua harus perduli terhadap wabah penyakit anjing gila ini, karena sudah menyebar ke seluruh wilayah Kabupaten Bima. Hari Sabtu Minggu ini, tim Kecamatan langsung bekerja meneruskan yang telah dilakukan oleh tim Kabupaten. Mereka akan melakukan penyuluhan dan vaksin.

Ir H Nurdin mengharapkan Muspika bisa turun langsung ke tengah masyarakat. Tim Kecamatan segera melaksanakan tugas sosialisasi dan vaksin.

“Kita sudah kategori KLB untuk wabah rabies. Komitmen Pemkab Bima Tahun 2021, wabah Rabies ini sudah hilang,” ungkap Chandra.

Sementara itu, tim Kabupaten didampingi tim Kecamatan Wawo melakukan vaksin di Desa Maria dan Desa Pesa terhadap anjing yang terduga mengidap wabah rabies.[]NP – Hrm

Berita Terkait

Leave a Reply