Capaian Lotim Tertinggi di NTB, Sekda Apresiasi Tim Vaksinator Level Terbawah

  • Whatsapp
Tim Percepatan Vaksinasi Kabupaten Lombok Timur Saat Jumpa Pers Herd Immunity./ Foto : Suandi Yusuf/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Kabupaten Lombok Timur saat ini sudah berada di level satu karena berhasil mencapai 70,21 persen atau sama dengan 952.470 dosis vaksin tahap pertama. Meski demikian, masyarakat diminta untuk tidak lalai meskipun herd immunity sudah terbentuk.

Satgas percepatan vaksinasi Kabupaten Lombok Timur terus bekerja ekstra bersama Tenaga Kesahatan (Nakes) berkolaborasi dengan semua stakeholder terkait seperti TNI, Polri, OPD, Camat, Pemerintah Desa, sehingga pada hari Senin, 8 November 2021 sebelum pukul 12.00 wita, sudah berhasil mencapai angka 70,21 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur, Dr. H. Pathurrahman menjelaskan bahwa, capaian 70 persen tersebut merupakan bentuk kerja sama semua pihak dan kerja keras tim vaksinator dari tingkat terbawah sampai kabupaten.

“Lonjakan peningkatan capaian vaksinasi kita mulai terjadi pada 2 bulan terakhir yakni September hingga Oktober, dengan capaian 40 persen lebih,“ jelas Pathurrahman dalam Jumpa Pers yang berlangsung di Rupatama I Kantor Bupati Lotim, Senin, 8 November 2021.

Ia menyebut bahwa ada 3 sub indikator penentuan level sebuah daerah, diantaranya transmisi komunitas, kapasitas respons dan vaksinasi sehingga sebelumnya Kabupaten Lombok Timur sempat naik turun ke level 2 dan 3.

Baca Juga

Kegiatan vaksinasi di Lombok Timur sudah dimulai sejak bulan Februari, namun hingga bulan Agustus kemarin, capaian vaksinasi Lombok Timur masih di angka 23 persen dan mulai meningkat memasuki bulan September, setelah tim percepatan vaksinasi Lotim terbentuk.

“Berkat kerja keras dan kerjasama semua pihak, termasuk peran penting rekan-rekan pers, alhamdulillah dalam waktu 2 bulan, sejak September kita bisa mencapai 40 persen. Hari ini sudah diangka 70,21 persen,“ ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. M. Juaini Taofik menambahkan bahwa, di samping semangat yang ditunjukkan tim percepatan vaksinasi, juga merupakan bentuk kesadaran dari masyarakat.

“Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksin merupakan dampak positif dari media, sehingga melalui kesempatan ini kami berterima kasih kepada  rekan-rekan wartawan,“ ucapnya.

Sekda juga menyampaikan, sebagai salah satu Kabupaten di NTB yang berada di level 1, maka segala bentuk kegiatan masyarakat mulai dilonggarkan namun harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Kalau di lihat secara kuantitas, dengan jumlah penduduk Lombok Timur yang mencapai 1,3 juta jiwa, maka sejak 4 hari yang lalu, capaian kita merupakan yang tertinggi di NTB,“ ujarnya.

Selain itu, meskipun banyak yang menyebut bahwa gerakan untuk mencapai target herd immunity merupakan kerja rodi, namun Sekda menjelaskan bahwa sesuai UU 23 tahun 2014 pasal 65 dikatakan bahwa, kepala daerah dapat mengambil tindakan dengan tujuan penyelamatan.

“Kami juga berterimakasih kepada semua pihak yang sudah berjibaku menyukseskan kegiatan vaksinasi di level terbawah, mulai dari Nakes, Bhabinkamtibmas, Babinsa yang sudah bekerja dari rumah ke rumah serta insan pers yang sudah memberikan berita-berita baik selama ini,“ pungkasnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply