Bupati Lombok Timur Perbolehkan Salat Idul Fitri di Masjid, Ini Syaratnya

  • Whatsapp
H. M. Sukiman Azmy, Bupati Lombok Timur./Foto : Istimewa/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR – Dalam surat edaran Kementerian Agama nomor: SE. 07 tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan shalat Idul Fitri tahun 1442 Hijriyah / 2021 di Saat Pandemi Covid yang salah satu poinnya membolehkan pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H / 2021 di masjid dan lapangan di daerah yang dinyatakan aman dari covid-19 yaitu Zona Hijau dan Zona Kuning.

Berdasarkan data terakhir Satgas Covid-19 provinsi NTB, Lombok Timur saat ini, dengan 31 kasus terkonfirmasi positif, merupakan zona kuning, maka salat idul fitri dapat dilaksanakan di Lombok Timur. Pelaksanaan shalat idul Fitri dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Menyusul edaran tersebut juga demi menjaga kondusifitas wilayah sekaligus memutus rantai penyebaran Covid-19 Bupati Lombok Timur juga mengeluarkan Surat Edaran dengan nomer: 338/149 / KBPDN / 2021 tentang Pelaksanaan Idul Fitri di Kabupaten Lombok Timur.

Beberapa poin yang menjadi penilaian dalam SE tersebut kepada Camat, Lurah, maupun Kepala Desa, yaitu dengan tidak melaksanakan takbir keliling seperti biasa. Takbiran dapat dilaksanakan di masjid dan mushalla setempat.

Selanjutnya didalam surat edaran itu dijelaskan Salat Idul Fitri 1442 H dilaksanakan di masjid atau lapangan terbuka dengan tetap menggunakan protokol kesehatan. Usai pelaksanaan sholat Idul Fitri masyarakat yang meninggalkan masjid / lapangan dengan tersier dan tidak bersalaman.

Baca Juga

Sementara untuk proses Halal bihalal atau silaturrahmi Idul Fitri tidak dilakukan secara langsung (bersalaman), tetapi dapat dilakukan melalui media sosial.

Terakhir, Camat, lurah maupun Kepala Desa harus Berkoordinasi dengan Forkopimcam dan Tim Satgas Kecamatan dan desa agar dapat melakukan pengendalian mobilitas warga yang akan mengunjungi obyek wisata mulai dari tanggal 13 s / d 16 Mei 2021.

Patut pula diingat agar khutbah Idul Fitri dilakukan secara singkat dengan tetap memenuhi rukun khutbah, paling lama 20 menit. np

Berita Terkait

Leave a Reply