BPPD Lotim Tampilkan Seni Tradisional Tari Pada Peringatan Hardiknas Tahun 2022

  • Whatsapp
Para siswa saat menampilkan seni tari pada upacara peringatan Hardiknas di lapangan Kantor Bupati Lotim./ Foto : Istimewa/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang berlangsung di lapangan kantor Bupati Lombok Timur, pada tahun ini tampil berbeda dengan tahun sebelumnya.

Ditengah pelaksanaan upacara tersebut, sebanyak 150 siswa dari jenjang pendidikan dasar dan menengah, berkolaborasi menampilkan seni tradisional tari dengan koreografi yang apik. Konsep pementasan tersebut diinisiasi oleh BPPD Lotim.

Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur, M. Nursandi, mengatakan, tema yang ditampilkan dalam koreografi tersebut menonjolkan nilai tradisi budaya sasak dengan pesan keragaman sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang berbeda-beda namun satu tujuan.

“Pentas seni ini juga sebagai edukasi kepada para siswa, agar seni tidak hanya teori saja, akan tetapi bentuk dan makna dari seni itu sendiri,“ paparnya, Jum’at, 13 Mei 2022.

Sandi juga berharap, pada momentum tersebut bisa mengedukasi para siswa agar lebih mengenal adat budaya sasak, tentunya dengan tetap mengedepankan nilai-nilai luhur Pancasila, sehingga kolaborasi Gendang Beleq dengan tarian sasak dengan tema Profil Pancasila, sengaja ditonjolkan.

Baca Juga

Dijelaskannya, dengan adanya pagelaran pentas seni ini, merupakan sesuatu yang sangat luar biasa. Hal itu bagian dari cara Pemda memberikan apresiasi dan ekspresi kepada para siswa SD maupun SMP yang ada di Kabupaten Lombok Timur.

“Ini akan menjadi kebanggaan pada anak-anak kita yang masih duduk di bangku sekolah, karena bisa pentas dan disaksikan oleh para pejabat Daerah. Bila perlu anak-anak kita diberikan piagam penghargaan karena itu akan sangat bermakna kedepan,” jelasnya.

Pria yang juga dikenal dengan Amaq Rinjani tersebut berharap, kedepannya event-event nasional ataupun hari besar menjadi bagian event kepariwisataan, sehingga dalam setiap perayaannya Daerah bisa memunculkan seni dan tradisi yang ada di masing-masing wilayah di Indonesia.

“Jangan hanya upacara Bendera saja yang menjadi tradisinya, tentu kita sangat berharap jika seni dan tradisi budaya ini juga dimunculkan dalam moment-moment seperti ini,” tandasnya.

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, Wakapolres Lombok Timur, Dandim 1615 Lombok Timur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang diikuti perwakilan sekolah dari 21 Kecamatan tingkat SD dan SMP. np

Berita Terkait

Leave a Reply