Bantuan Tak Kunjung Datang, Ibu Lansia Ini Datangi Kantor Bupati Untuk Minta Keadilan

  • Whatsapp
Wakil Bupati Lombok Timur saat mendengarkan keluhan Seorang Ibu Lansia yang datang ke Kantor Bupati. Kamis, 12 November 2019. /Foto: Bambang

NTBPOS.CO.ID – Seorang ibu lansia Warga Dusun Poyak-oyak, Desa Motong Beter Kecamatan Sakra Barat. Ibu Robiah yang terlihat sudah lansia mendatangi Kantor Bupati Lombok Timur untuk menyampaikan keluhannya lantaran tidak pernah menerima bantuan dari Pemerintah Desa setempat.

Kedatangan Ibu Robiah langsung ditemui Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi SJ.

Ibu Robiah meminta kadilan kepada Pemerintah Kabupaten karena dirinya mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan sosial seperti Bantuan Non Tunai seperti warga miskin lainnya di Desanya.

Ia menuturkan, seringkali petugas datang untuk mendata dirinya tapi bantuan tidak kunjung datang.

” Saya hanya didata dan di foto saja namun tidak ada tidak lanjut dari pemerintah Desa Montong Beter, dan saya pernah dapat bantuan sekali itu saja.” Keluh Robiah di hadapan Wabup saat mendatangi Kantor Bupati. Kamis, 21 November 2019.

Baca Juga

Mendengar keluhan Ibu Lansia itu, Wakil Bupati Lotim, H. Rumaksi SJ, memerintahkan Ajudannya untuk memanggil Kepala Desa, Kadus dan RT maupun Camat setempat untuk menghadap ke Wabup.

Saya berharap kata Ibu Robiah, supaya pemerintah Desa memberikan bantuan yang layak kepada saya dan lebih perhatian kepada warga kecil seperti saya dan tidak berpihak hanya kepada orang terdekatnya saja, tutupnya.

Kepala Desa Montong Beter, Kecamatan Sakra Barat, dikonfirmasi Via telpon seluler terkait keluhan Warganya itu, M. Mukhdar, menjelaskan bahwa warganya itu memang belum bisa masuk dalam data penerima bantuan karena tidak memenuhi syarat.

” Kalau secara pribadi sering kita bantu bahkan dia sering ke kantor desa untuk minta bantuan akan tetapi dia tidak memiliki dokumen kependudukan yang lengkap sehingga kami menunggu Dokumennya seperti KK,KTP dan lainnya harus dimiliki “, jelas Kades Mt.Beter.

Kendati demikian, pihaknya mengupayakan untuk menyelesaikan dokumen-dokumen kependudukannya sebagai syarat untuk menerima bantuan pemerintah.

” Banyak kok yang belum masuk data tapi kan masih dalam proses “, ujarnya.[]Bnk

Berita Terkait

Leave a Reply