HICTE 2019, Universitas Hamzanwadi Hadirkan Peneliti Internasional

  • Whatsapp
Rektor Universitas Hamzanwadi yang juga Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah foto bersama para pembicara HICTE 2019 dari berbagai negara, yang digelar di Hotel Grand Legi Mataram, Sabtu, 5 Oktober 2019. / Foto: Doc. Universitas Hamzanwadi

MATARAM, NTBPOS.com – Universitas Hamzanwadi menggelar konferensi international bertajuk “International Conference on Technology and Education (HICTE) 2019.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh Universitas Hamzanwadi sebagai tempat bertemunya para peneliti dari berbagai negara dengan berbagai latar belakang keilmuan.

Tahun ini, HICTE mengangkat tema “Advancing Education & Research Capacity with Technology and Computer Science Based through Local_Global Synergy in the Industrial 4.0”. Acara ini digelar dua hari, Sabtu, 5 – 6 Oktober 2019 di Grand Legi Hotel Mataram.

Para narasumber HICTE 2019 dari berbagai negara . / Foto: NW Media Center

Hadir sebagai pembicara utama pada konferensi ini adalah Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D dari Indonesia, Assoc. Prof. Ts. Dr Wan Mohd Khairul Wan Mohamed Zin dari Malaysia, Dr. Trudy Sweeney dari Australia, Dr. Meechooke Chodoung dari Thailand, dan Dr. L. Sivarama Krishna dari India.

Hampir 350 peneliti hadir dalam acara tersebut dan lebih dari 200 hasil penelitian yang akan dipresentasikan oleh para peserta.

Baca Juga

Rektor Universitas Hamzanwadi Dr. Ir. Hj Sitti Rohmi Djalillah, Sabtu, 5 Oktober 2019 di Mataram mengatakan Internasional Conference pada tahun ini memfokuskan pada Teknologi dan Pendidikan.

“Seperti kita ketahui sekarang ini di era 4.0 ini teknologi menjadi garda terdepan. Tinggal kita manfaatkan teknologi itu dengan baik, jika kita bisa manfaatkan akan menjadi baik dan jika tidak kita habis,” terang Wagub NTB ini.

Ditambahkannya, konferensi tahun ini diadakan oleh fakultas teknik. Setiap tahun bergiliran dan temanya berbeda-beda.

Rektor Universitas Hamzanwadi Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengalungkan selendang songket hasil tenun kahas Lombok pada pembicara asal Australia. / Foto : Doc. Universitas Hamzanwadi

Dengan adanya Internasional Conference yang kita utamakan yaitu semangat penelitian. Agar kita bisa menghasilkan penelitian yang berkualitas. Internasional Conference diadakan tidak asal-asalan tapi Conference ini buat bermutu untuk menghasikan penelitian-penelitian yang bisa di aplikasikan di Nusa Tenggara Barat ini,” tambah Sitti Rohmi.

Ia menegaskan berbicara tentang Technologi dan Education sangat erat hubungannya, NTB Gemilang tidak bisa di capai tanpa teknologi.

“Tetapi tidak itu saja berbicara tentang Pendidikan, Kesehatan tidak bisa juga tanpa teknologi dan semua kehidupan kita didunia ini tidak bisa berjalan tanpa teknologi,” katanya.

Dari Conference ini diharapkan akan lahir penelitian-penelitian untuk NTB dan Indonesia, sehingga bisa diaplikasikan di masyarakat sebagai wujud dari peran tri dharma perguruan tinggi. [] NP-Adv

Berita Terkait

Leave a Reply