APBD Lotim Tahun 2021 Mengalami Defisit, Tenaga Honda Akan Dipangkas

  • Whatsapp
H. M. Sukiman Azmy, Bupati Lombok Timur Saat Dikonfirmasi Sejumlah Awak Media./ Foto : Dok. ntbpos/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Rapat Paripurna V Masa Sidang 1 tahun 2021 DPRD Kabupaten Lombok Timur membahas persetujuan penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022 berlangsung di Rupatama Kantor DPRD Lotim, Senin malam, 29 November 2021.

Bupati Lombok Timur, H.M. Sukiman Azmy memaparkan Realisasi APBD Tahun 2021 dihadapan Pimpinan beserta Anggota DPRD Lotim bersama semua kepala SKPD lingkup Pemda Lotim.

Dalam pemaparannya, Bupati Sukiman menyebutkan APBD Lotim Tahun 2021 mengalami defisit anggaran. Hal itu terjadi lantaran Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang ditransfer Pemerintah Pusat terjadi pemangkasan.

Akibat pemangkasan tersebut, sejumlah pos anggaran yang sudah direncanakan terpaksa harus dikurangi. Atas dasar itu, per Desember tahun 2021, Bupati akan mengevaluasi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai kinerjanya kurang bagus.

“Kami yang paling mengetahui kondisi masing-masing OPD ini karena saya yang memimpinnya setiap hari. Iya kita akan evaluasi, mana yang kinerjanya bagus , mana yang kita carikan tempat yang sesuai dengan minat, bakat dan kapasitasnya,“ katanya ketika ditemui sejumlah awak media usai Rapat Paripurna.

Baca Juga

Tidak hanya itu, tenaga Honor Daerah (Honda) yang dinilai sudah terlalu gemuk juga akan dibatasi jumlahnya, menyesuaikan dengan keuangan daerah.

“Sekarang ini saja Dinas Kesehatan sudah mengajukan pemutusan tenaga kontrak, tenaga Honda itu begitu banyak dan itu akan dilanjutkan ke Dinas-dinas lainnya,“ pungkasnya.

Menurutnya, semakin sedikit jumlah tenaga honorer, peluang untuk kesejahteraannya akan semakin besar dan sebaliknya, semakin banyak jumlahnya, secara otomatis kesejahteraannya juga akan semakin kecil. np

Berita Terkait

Leave a Reply