AMPES Desak Kejari Mataram Tuntaskan Dugaan Penjualan Aset di Lobar

  • Whatsapp
Massa Aksi AMPES Saat Berdialog Bersama Perwakilan Kejaksaan Negeri Mataram./ Foto : Istimewa/www.ntbpos.com

MATARAM, NTBPOS.com – Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Sasak (AMPES) mendesak Kejari Mataram Segera Tuntaskan Dugaan Penjualan Aset di Desa Senteluk dan Dugaan Korupsi Dana Desa Banyumulek, Lombok Barat, Senin, 14 Juni 2021.

Puluhan massa AMPES melakukan aksi damai di depan Kejaksaan Negeri Mataram karena lambannya penanganan dugaan penjualan aset daerah Lombok Barat di Desa Senteluk Kecamatan Batulayar dan Korupsi DD Desa Banyumulek.

Dalam orasinya, Haetami dan Aldy yang merupakan pengurus  AMPES menduga kasus-kasus ini belum mendapat kejelasan penanganan oleh APH dan terkesan tertutup.

Ia menambahkan, aset di Desa Senteluk ini sangat merugikan Pemda Lombok Barat karena diperkirakan bernilai kurang lebih 2 miliar rupiah. Kerugian ini tidaklah sedikit dan bahkan nilainya sangat Fantastis.

“Kami mengharapkan kasus ini dapat diatensi lebih serius oleh Kejaksaan karena nilai yang fantastis dan agar ada efek jera serta pertanggungjawaban sehingga kasus ini tidak terjadi lagi,“ ujarnya.

Baca Juga

Selain itu, Ketum Harian AMPES, Rony menuturkan bahwa aksi damai ini adalah salah satu bentuk dukungan masyarakat terhadap kejaksaan agar bekerja lebih cepat dan transparan dalam menyelesaikan aduan-aduan masyarakat.

Ia percaya bahwa Kejaksaan akan mengusut tuntas kasus ini karena Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi sangat menekankan agar kejaksaan tidak main-main dalam mengusut kasus tindak pidana Korupsi yang merugikan daerah.

“Aksi damai ini adalah bentuk Support dan dukungan kita kepada Kejaksaan agar sesegera mungkin mengusut tuntas laporan-laporan dugaan penjualan Aset Lobar dan tindak pidana korupsi DD desa banyumulek,“ ucapnya.

Dalam aksi damai tersebut, massa ditemui langsung oleh Kasi Intel Kejari, Heru Sandika Triana dan menjelaskan bahwa kasus dugaan penjualan aset senteluk dan Korupsi Dana Desa Banyumulek masih dalam tahap proses.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Masyarakat Desa Banyumulek dan AMPES. Semua aduan dan laporan akan tetap kami Atensi serta kami akan selesaikan. Kami juga berharap masyarakat selalu mendukung serta mendoakan agar proses penyelidikan rampung dalam waktu dekat,“ jelasnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply