Akui Kesalahan Anggotanya, Kapolda NTB Minta Maaf

  • Whatsapp
Salah satu Mahasiswa mengalami luka robek di kepala saat melakukan aksi demontrasi menyampaikan aspirasi berkaitan dengan refleksi dua tahun pemerintahan Jokowi-Ma’ruf di depan kantor DPRD NTB pada Kamis, 21 Oktober 2021 lalu. / Foto: Dok/www.ntbpos.com

MATARAM, NTBPOS.com – Kapolda NTB, Irjen Mohammad Iqbal, meminta maaf atas aksi kekerasan salah seorang anggotanya yakni, Briptu A, karena terbukti melakukan tindakan di luar prosedur dengan mementung kepala mahasiswa ketika sedang berunjuk rasa di depan gedung DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis, 21 Oktober 2021 lalu.

“Polda NTB melalui Bapak Kapolda NTB, mengakui kesalahan Briptu A, dan memohon maaf atas perilaku anggotanya yang melakukan kekerasan dalam aksi demonstrasi itu,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Artanto, Ahad, 24 Oktober 2022 di Mataram.

Penanganan hukum terhadap aksi Briptu A masih berjalan di Bidpropam Polda NTB. Sanksi terhadap Briptu A akan segera diumumkan.

“Dari hasil pemeriksaan Bidpropam Polda NTB, dapat dibuktikan bahwa pada saat pengamanan aksi yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa itu terdapat unsur pelanggaran prosedur penanganan, dalam hal ini terbukti ada satu anggota, yakni Briptu A, melakukan kegiatan di luar prosedur,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Mataram, turun ke jalan berdemonstrasi menyampaikan aspirasi berkaitan dengan refleksi dua tahun pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

Baca Juga

Namun, aksi itu berakhir ricuh. Mahasiswa dan polisi terlibat bentrokan. Bentrokan itu disinyalir karena reaksi kepolisian terkait adanya aksi bakar ban yang dilakukan oleh pihak mahasiswa. Hingga akhirnya tiga orang mahasiswa (kader HMI) terluka dan satu orang mahasiswa lainya terluka di kepala. np

Baca : https://ntbpos.com/demo-dua-tahun-jokowi-maruf-berakhir-ricuh-tiga-kader-hmi-mataram-terluka/

Berita Terkait

Leave a Reply